Obat Aborsi Berakibat pada Kecacatan Janin dan Kerusakan Otak

Selasa, 28 Oktober 2014 - 15:59 WIB
Obat Aborsi Berakibat...
Obat Aborsi Berakibat pada Kecacatan Janin dan Kerusakan Otak
A A A
BANDUNG - Obat aborsi yang dijual Erwin Hendriyan (42) ternyata berakibat fatal bagi penggunanya, selain berefek pada kerusakan otak dan jantung, juga mengakibatkan kecacatan janin.

Obat aborsi
yang dijual pelaku ternyata tak ilegal. Dinas Kesehatan Kota Bandung menyatakan obat tersebut diperuntukan bagi penyakit maag kronis.

Kendati begitu Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kota Bandung, Susatyo Triwilopo mengatakan untuk mendapatkan obat tersebut sebetulnya harus sesuai resep yang direkomendasikan oleh dokter.

Karena jika digunakan bukan peruntukannya, seperti aborsi akan mengakibatkan efek samping.

"Akibatnya menyebabkan pendarahan pasca janin keluar dari kandungannya," katanya, Selasa (28/10/2014).

Yang lebih parah lagi, lanjutnya, dengan mengkonsumsi obat ini secara berlebihan akan mengakibatkan gangguan dan kerusakan pada otak dan jantung.

Bahkan hingga menyebabkan kecacatan pada janin. Karenanya pihaknya meminta pihak kepolisian terus memberantas praktik jual beli obat ini.

"Kita juga akan sudah kirim surat ke Kominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika) untuk melakukan penutupan kepada blog (yang menampilkan jual beli obat aborsi)," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya Polisi kembali menangkap pelaku penjualan obat aborsi via online, pelaku Erwin Hendriyan (42) kini mendekam di sel tahanan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung.

Modus yang dilakukan tersangka Erwin yakni melakukan jual beli obat aborsi ini secara online.

Dalam blognya tersebut terdapat informasi paket penjualan obat tersebut yang dijual dengan harga variatif tergantung usia kandungan. Harga jual paling mahal Rp300.000 sampai Rp450.000 perpaketnya.

Kini polisi masih melakukan pengembangan dan memburu Dino yang kini masih dalam pengejaran. "DPO masih ada satu, dan kini sedang kami kejar," timpalnya.
(sms)
Berita Terkait
Pengungkapan Kasus Praktik...
Pengungkapan Kasus Praktik Aborsi Ilegal di Bali
2 Bidan di Kota Kendari...
2 Bidan di Kota Kendari Gugurkan Kandungan Siswa Kelas 1 SMA
Aborsi Ilegal di Klinik...
Aborsi Ilegal di Klinik Pandeglang, Sudah Lebih 100 Janin Digugurkan
Ditreskrimsus Polda...
Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Bongkar Praktik Aborsi Ilegal di Bekasi
Terkuak, Kuburan Janin...
Terkuak, Kuburan Janin Bayi yang Ditemukan Warga Bukan Korban Aborsi
Cegah Aborsi Ilegal,...
Cegah Aborsi Ilegal, Akademisi: Kesehatan Reproduksi Harus Diajarkan Sejak Dini
Berita Terkini
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
18 menit yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
1 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
2 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
2 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
9 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved