Minta Kejelasan Gaji

Senin, 27 Oktober 2014 - 17:02 WIB
Minta Kejelasan Gaji
Minta Kejelasan Gaji
A A A
MAKASSAR - Para pemain PSM mengaku butuh kejelasan dari manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri terkait pembayaran gaji yang sudah tertunggak 3,5 bulan di kompetisi Indonesia Super League (ISL), musim ini.

Sebab, hingga saat ini manajemen PSM belum memberikan sinyal akan memberikan hak mereka. Padahal, kewajiban para pemain sudah dilaksanakan dengan membawa tim bersejarah ini tetap berkompetisi di liga bergengsi di Indonesia tersebut, dengan finis pada posisi ketujuh diklasemen akhir wilayah timur.

Meski telah bekerja keras, para punggawa Juku Eja masih harus bersabar, karena manajemen belum bisa membayarkan haknya. Persoalan gaji ini juga membuat persiapan tim, tersendat. Padahal, seharusnya Pasukan Ramang sudah melakukan persiapan untuk kompetisi musim depan.

Pemain asing PSM Mamadou Lamarana Diallo mengatakan, dirinya meminta kepada manajemen untuk membayarkan gajinya segera, karena sampai saat ini belum ada kejelasan."Saya cuma mau gaji, karena sampai sekarang belum ada kejelasan," kata dia saat dikonfirmasi KORAN SINDO.

Pemain asal Guinea tersebut mengungkapnan, jika gajinya sudah dibayarkan oleh manajemen PSM, dia akan pulang kampung ke Guinea. Namun, dirinya mengaku, belum mendapat konfirmasi dari manajemen PSM terkait hal itu."Saya ingin manajemen capat bayar gaji saya karena saya mau pulang kampung," cetusnya.

Hal yang sama juga disampaikan striker PSM Abdul "Abanda" Rahman. Menurutnya, saat ini dirinya sudah kehabisan dana untuk pembangunan rumahnya di Kendari. "Sudah habis sekali, jadi pembangunan rumah terhenti," kata dia.

Untuk itu, dirinya berharap agar manajemen bisa segera membayarkan gaji para pemain, karena sampai saat ini belum ada kejelasan kapan akan dibayar."Kita berharap mudah-mudahan bisa dibayar," tukas pemain asli Makassar ini.

Sementara itu, Mantan pemain PSM yang juga ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sulsel Danni Irawan. Mengatakan, penunggakan gaji karena krisis finansial seharusnya tidak terjadi pada PSM jika ada kepedulian dari pengusaha lokal Sulsel."Jadi peran pengusaha di Sulsel juga dibutuhkan, supaya tidak berpatokan pada satu sumber dana," kata dia.

Bukan hanya itu, dirinya menjelaskan pengusaha yang ada di Sulsel sebenarnya sangat banyak. Apalagi yang berada di luar yang merupakan pengusaha asal Makassar. Padahal, PSM merupakan tim yang punya sejarah panjang disepak bola Indonesia."Semoga musim depan tidak terjadi lagi hal yang seperti ini," tukasnya.

Agus nyomba
(bbg)
Berita Terkait
Debat Perdana Pilgub...
Debat Perdana Pilgub Sulsel 2024: Pasangan Calon Siap Memperjuangkan Kesejahteraan dan Pelayanan Publik
Dampak COVID-19, Pembangunan...
Dampak COVID-19, Pembangunan Creative Hub Sulsel Melambat
PLN Terangi 5 Dusun...
PLN Terangi 5 Dusun di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat
Muskerwil Partai Perindo...
Muskerwil Partai Perindo Sulawesi Selatan
Pengoperasian Kereta...
Pengoperasian Kereta Api Pertama di Sulsel
Gubernur Sulsel Nurdin...
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Salurkan Bantuan di Selayar
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
5 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
5 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
6 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
6 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
6 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
7 jam yang lalu
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved