Lanud Adisutjipto Merasa Tak Dilibatkan

Sabtu, 25 Oktober 2014 - 22:56 WIB
Lanud Adisutjipto Merasa...
Lanud Adisutjipto Merasa Tak Dilibatkan
A A A
SLEMAN - Pangkalan udara (Lanud) Adisutjipto sebagai pembina olahraga dirgantara berencana akan melakukan klarifikasi kepada otoritas bandara wilayah timur, soal rencana penutupan landasan pesawat Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) DIY di Parangtritis. Sebab, terkait masalah ini, lanud belum pernah dilibatkan, terutama yang menyangkut aspek- aspek penerbangan dan kedirgantaraan.

Wacana penutupan tersebut, terkait pembangunan bandara baru di Kulonprogo. Dikhawatirkan, landasan di Parangtritis nantinya akan mengganggu penerbangan pesawat dari bandara tersebut. "Wacana itu harus dikaji dari berbagai aspek. Karena itu kami akan melakukan klarifikasi mengapa tidak dilibatkan," ungkap Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Yadi Indrayadi Sutanandika usai melepas peserta ujian lisensi pilot FASI DIY ke Malang di lanud setempat, kemarin.

Yadi mengatakan, sesuai ketentuan, landasan yang mengganggu penerbangan yaitu dari ujung landasan bandara dengan landasan terdekat berjarak 15 mil. Padahal, jarak bandara Kulonprogo dengan landasan di Parangtritis 27 mil. Sehingga dengan melihat kondisi ini, jelas tidak akan mengganggu. "Selain itu, ketinggian pesawat FASI, juga tidak akan overlaping, sebab untuk ketinggian penerbangan di sekitar Parangtritis di bawah 500 kaki. Sehingga, bila dilihat dari ujung landasan baru dengan Parangtritis, ketinggian pesawat dari bandara baru di atas 1.000-1.500 kaki," ucapnya.

Menurut Yadi, dengan melihat fakta tersebut, selain mengkaji ulang, juga harus ada solusi lain. Sehingga eksistensi olahraga dirgantara tetap dapat terjaga. Apalagi, DIY juga merupakan pusat olahraga di Indonesia. Untuk itu, perlu pembahasan bersama untuk memecahkan masalah ini."Bila landasan itu ditutup bukan saja akan berdampak pada perkembangan olahraga dirgantara, namun juga kepariwisataan di DIY," paparnya.

Ketua olahraga dirgantara maikrolet FASI DIY Arif Efendi mengatakan, bila landasan FASI di Parangtritis ditutup, akan sangat sulit mencari tempat pengganti bahkan dapat dikatakan landasan itu tidak bisa tergantikan.

Sebab, hanya landasan tersebut yang bisa digunakan untuk aktivitas olahraga kedirgantaraan. Seperti untuk paralayang, paramotor, training gantole, maupun untuk landasan pesawat FASI bermesin.

"Karena itu, saya tidak mengerti mengapa landasan Parangtritis harus ditutup, padahal dari segi jarak terbang tidak mengganggu dengan aktivitas bandara baru nanti. Termasuk belum ada koordinasi baik dengan FASI maupun lanud," ucapnya.

Priyo setyawan


SABTU 25 OKTOBER 2014
(bbg)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
5 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
5 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
6 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
6 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
8 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
8 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved