Mobil Tim Buser Ditabrak KA, 2 Reserse Tewas

Kamis, 23 Oktober 2014 - 11:31 WIB
Mobil Tim Buser Ditabrak...
Mobil Tim Buser Ditabrak KA, 2 Reserse Tewas
A A A
CIREBON - Dua anggota tim buser Polres Pelabuhan Tanjung Priok tewas dan dua rekannya kritis setelah mobil APV yang mereka kendarai ditabrak kereta api (KA) di perlintasan KA Desa Suci, Mundu, Cirebon, Rabu (22/10/2014). Dua dari lima tersangka yang ikut dalam mobil APV hitam juga ikut tewas.

Dua anggota reserse yang tewas yakni Bripka M Irwandi Malik dan Brigadir Sutriono, dan dua tersangka yang juga tewas bernama Wartono (34), warga Desa Talun Kecomberan, Cirebon dan Nana Kusmana (40), warga Desa Ciputat, Kuningan.

Sedangkan, komandan tim buser Iptu Martua Malau (38), dan Briptu Mahmud Hadi Santoso (24) kondisinya kritis dan masih dirawat RS Ciremai.

Sedangkan mobil APV hitam B 1818 TR yang mereka kendarai diamankan di Polres Cirebon.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan itu terjadi sekira pukul 15.00 WIB. Menurut saksi mata, Bachtiar Edi Wibowo (52) pekerja double track tak jauh dari lokasi perlintasan kereta api Desa Suci, Mundu, Cirebon saat melintasi rel diduga sang sopir tidak melihat Kereta Tegal Bahari tujuan Jakarta-Tegal melaju hingga tersambar dan terseret sejauh 30 meter.

Anggota Polres Cirebon yang mendapat informasi kemudian memeriksa dan menemukan sembilan penumpang yang empat diantaranya meninggal.

Dua diantara penumpang yang masih hidup langsung dievakuasi. Selain itu di dalam mobil petugas mengamankan 2 pucuk senjata jenis revolver No 679678 dan FN Soft gun.

Ketiga orang yang selamat di dalam mobil adalah Momom Rukmana, H Ridad dan Rosi merupakan tersangka dan kini masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Cirebon.

Menurut keterangan, empat anggota Polres Pelabuhan Tanjung Priok melakukan pengembangan kasus tindak pidana penipuan dengan tersangka, Nana Kusmana.

Mereka berangkat dari Jakarta pada Rabu 22 Oktober 2014 sekira pukul 08.00 WIB. Kemudian menangkap Momom Rukmana (50) perantara penjualan kacang tanah, di rumahnya Desa Gresik, Ciawi Gebang, Kuningan.

Dari keterangannya petugas kembali menciduk H Ridad (53), perantara, ditangkap di Desa Sampiran Blok Kaligandu, RT02/04, Talun, Cirebon.

Kemudian berkembang lagi menangkap Wartono (32), di Desa Kecomberan Blok Tegal Pondo, Talun, Cirebon. Selanjutnya, Rosi (30) di Desa Sampiran Blok Kaligandu, Talun, Cirebon dan terakhir Amir (40) dagang kacang di Banjar Desa Setu, Cirebon.

Saat kejadian, petugas sedang mengembangkan kasus tersebut untuk menangkap tersangka lainnya.
(sms)
Berita Terkait
Banyak Korban Jiwa,...
Banyak Korban Jiwa, Kasus Kecelakaan di Jalan Tol Masih Tinggi
Hati-hati! Ini 4 Faktor...
Hati-hati! Ini 4 Faktor Utama Penyebab Kecelakaan di Jalan Tol
Kecelakaan Maut di Jalan...
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Bogor, Seorang Perempuan Tewas
Risiko Kecelakaan Lalu...
Risiko Kecelakaan Lalu Lintas Tinggi, JRP Lakukan Ini
Prancis Ganti Nama Kecelakaan...
Prancis Ganti Nama Kecelakaan Lalu Lintas Fatal Jadi Pembunuhan Lalu Lintas
Polisi Ini Rela Menambal...
Polisi Ini Rela Menambal Jalan Berlubang Demi Mencegah Lakalantas
Berita Terkini
Koops TNI Habema Ungkap...
Koops TNI Habema Ungkap Satu Warga Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata OPM
47 menit yang lalu
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
1 jam yang lalu
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
1 jam yang lalu
Asosiasi Kepala Desa...
Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia di NTB Dukung MBG Diperluas hingga Pelosok
2 jam yang lalu
BNPB Pulihkan Akses...
BNPB Pulihkan Akses Air Bersih di Merapi dengan Pipanisasi Sepanjang 30 Km
3 jam yang lalu
ITS Dorong Mahasiswa...
ITS Dorong Mahasiswa Kembangkan Inovasi untuk Mendukung Kinerja PLN
3 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved