ERP Dinilai Mampu Urai Kemacetan di Jakarta

Selasa, 21 Oktober 2014 - 18:55 WIB
ERP Dinilai Mampu Urai...
ERP Dinilai Mampu Urai Kemacetan di Jakarta
A A A
JAKARTA - Kemacetan di DKI Jakarta masih bisa diurai dengan berbagai cara. Salah satunya menggunakan Electronic Road Pricing (ERP) atau jalan berbayar.

"ERP tercantum dalam PP yang menyebutkan tentang pengenaan retribusi pengendalian lalu lintas," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Kemenhub Elly Adriani Sinaga di Hotel Millenium, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2014).

Meski demikian, kata dia, setiap daerah yang ada di Indonesia perlu yang namanya manajemen kebutuhan lalu lintas atau traffic demand management (TDM). Tetapi, ERP merupakan sistem yang tepat untuk mengurai kemacetan di Ibu Kota.

Selain itu, dia mengatakan, mesti ada pemberian fasilitas untuk masyarakat. Misalnya di perumahan, agar masyarakat tidak bepergian menggunakan kendaraan pribadi harus diadakan moda transportasi yang memadai.

Kemudian, pemerintah harus meningkatkan standardisasi kepada semua moda transportasi seiring dengan penerapan ERP.

"Standar pelayanan minimum (SPM) Transjakarta sudah ada, harus daerah lebih spesifik," lanjut dia.

Selain itu, kata Elly, untuk mengurai kemacetan harus memperhatikan titik-titik mana yang padat kendaraan dengan memperhitungkan volume kendaraan dengan kapasitas jalan.

"Kita menggunakan kondisi VC ratio, perbandingan volume dan kapasitas jalan, secara kasat mata itu adalah untuk melihat kemacetan," tandasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Deretan Kota-Kota di...
Deretan Kota-Kota di Indonesia dengan Tingkat Kemacetan Tertinggi
Makin Parah, Jakarta...
Makin Parah, Jakarta Tempati Peringkat Ketujuh Kota Termacet di Dunia
Kurangi Macet di Jakarta,...
Kurangi Macet di Jakarta, Heru Budi Akan Bahas Pembagian Jam Kerja Usai Lebaran
Potret Kemacetan Imbas...
Potret Kemacetan Imbas Penutupan Jalan Protokol
Kerugian Rp71,4 Triliun...
Kerugian Rp71,4 Triliun Akibat Macet Parah di 6 Kota
Jelang Jumatan, Mampang...
Jelang Jumatan, Mampang Prapatan Macet Parah
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
40 menit yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
58 menit yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
1 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
1 jam yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
1 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
2 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved