Perusahaan Wedding Australia Bawa Kabur Rp2 M Milik 15 Pengantin

Rabu, 15 Oktober 2014 - 10:58 WIB
Perusahaan Wedding Australia...
Perusahaan Wedding Australia Bawa Kabur Rp2 M Milik 15 Pengantin
A A A
DENPASAR - Perusahaan wedding asal Australia, Bali Dluxe Weeding membawa kabur uang milik 15 pasangan pengantin senilai Rp2 miliar lebih.

Perusahaan Bali Dluxe Weeding dijalankan oleh Catherine Williams dari Perth, Australia mengatur pernikahan untuk pasangan luar negeri untuk menikah di Bali.

Ketua Wedding Bali Assosiasi (WBA) Deden Acep Saefullah, Bali Dluxe Wedding itu perusahaan wedding asal Australia telah melarikan uang para klien yang hendak melangsungkan pernikahan di Bali sebesar Rp2 miliar lebih.

“Bali Dluxe Wedding ini tidak termasuk anggota asosiasi kami, beberapa minggu yang lalu kami mendapatkan laporan dari 15 pasangan pengantin itu yang akan melangsungkan pernikahanya di Bali telah ditipu. Salah satu pasangan polisi dari Australia kemarin itu mau melangsungkan pernikahanya tapi saat tiba di lokasi semuanya masih kosong, saat itu yang datang hanya vendor saja yang datang, " ungkapnya, saat dihubungi via telepon, Rabu (15/10/2014).

Menurut dia, rata-rata per pasangan telah membayar kepada Bali Dluxe Wedding USD20 ribu hingga USD50 ribu, hingga saat ini dilaporkan ada sekitar USD212 ribu, dari 15 pasangan itu berasal dari Australia dan Inggris.

“Kemarin kita berdelapan datang kepada pihak Konsulat Jenderal Australia melaporkan adanya kasus ini, dan mereka siap membantu. Pelaku saat ini sudah tidak ada di Bali, dan dia sekarang ini sudah menjadi buronanan, kalau begini caranya nama Bali akan tercemar dan itu bisa merusak citra bali sebagai tempat wedding," timpalnya.

Tambahnya, pihak BWA menawarkan servise yang mungkin dapat memberikan pelayanan bagi klien Bali Dluxe Wedding yang tidak terhandle dengan mungkin hanya membayar basic cost.

“Kami akan bantu mereka supaya weddingnya tetap terselenggara. Vendor-vendor yang bekerjasama dengan Bali Dluxe Wedding ini diantara ada Joe Bar Catering seharusnya pihak Bali Dluxe Wedding membayar Rp26 juta kepada mereka, tapi mereka telah melarikan diri,” paparnya.

Deden mengimbau untuk kedepannya supaya lebih berhati-hati dan Ia juga merefrensikan untuk memakai seluruh WO ataupun vendor yang tergabung dalam BWA. Lanjutnya, pihak BWA akan merapatkan diri kepada pemerintah agar menindak tegas WO yang ilegal.
(sms)
Berita Terkait
Kasus Penipuan WO Ayu...
Kasus Penipuan WO Ayu Puspita: 207 Korban, Kerugian Capai Rp11,5 Miliar
Waspadalah, Ini Jenis-jenis...
Waspadalah, Ini Jenis-jenis Penipuan di Online Shop yang Sering Terjadi
Kisahnya Dijadikan Film,...
Kisahnya Dijadikan Film, Berikut 10 Tukang Tipu Paling Terkenal
Demi Cuan, Waspadai...
Demi Cuan, Waspadai Modus-modus Pengemis Gadungan Ini
5 Mobil Mewah dan Rp52,5...
5 Mobil Mewah dan Rp52,5 Miliar Disita dalam Kasus Penipuan Robot Trading NET89, Bareskrim Polri Ungkap Aset Terka
Polrestabes Surabaya...
Polrestabes Surabaya Ungkap Penipuan Investasi Smartkost
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
1 menit yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
3 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
3 menit yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
16 menit yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
39 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
3 jam yang lalu
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved