Dibilang Kinerja Kedodoran, Ahok Sewot
Rabu, 15 Oktober 2014 - 09:46 WIB
Dibilang Kinerja Kedodoran, Ahok Sewot
A
A
A
JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama (Ahok) sewot dibilang kinerja pemerintahan Jokowi-Ahok kedodoran ditahun kedua.
Apalagi ada yang beranggapan, kemunduran kinerja tersebut disebabkan dari pencapresan Jokowi sehingga sejumlah program Pemprov DKI mandek.
"Enggak (bukan soal Jokowi nyapres). Ini persoalan kita paksa ULP (Unit Layanan Pengadaan barang/jasa), e-budgeting. Kami (Jokowi-Ahok) sudah prediksi seperti ini, jadi biarin saja," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (15/10/2014).
Saat ditanya kemunduran, Ahok malah kembali bertanya kepada para pendapat tersebut.
"Kemunduran apa? Bidang apa? Pertumbuhan ekonomi? Makanya kita mesti ngomong fair dulu. Kemunduran apa?," tanya balik Ahok.
Saat ditanyai bahwa tidak ada program yang berhasil terealisasi tahun ini, Ahok mengatakan bahwa sudah ada yang terealisasi. Menurutnya semua sudah berjalan baik diatas rel.
"Transjakarta bisa jalan, sistem reformasi kesehatan jalan, kalau pengadaan batal ya batal-batalin yang nyolong-nyolong. Rehab sekolah kita batalin kenapa? Kenapa kita rehab-rehab kalau bisa bangun baru. Gagal? Gagal dimana? Reformasi birokrasi menyelamatkan uang jelas kok. Malah kami menyelamatkan uang PU (Dinas Pekerjaan Umum)," jelasnya.
Jika berbicara mengenai Dinas Pekerjaan Umum, tidak ada yang kelihatan mengenai perbaikan jalan. Menurut Ahok tidak berhasilnya pada tahun ini karena Dinas PU tidak mau bekerja sama dengan dirinya untuk memasukkan satuan harga yang pasti di e-catalogue yang dinas-dinas lainnya lakukan.
"Sekarang kalau kamu mau ngaspal sama hotmix semua langsung di e-catalogue kan. Kenapa tahun ini enggak bisa kenceng? Ya PU (Dinas Pekerjaan Umum) yang sengaja digabungin. Enggak ada kerjaan itu namanya perlawanan," tukasnya.
Antisipasi untuk hal ini, Ahok memang merencanakan adanya perombakan massal yang hasilnya nanti akan dirinya lantik pada bulan Desember 2014 atau akhir tahun mendatang.
"Kami sedang tes. Makanya saya pengen tahu seluruh stafnya, kartu saya istilahnya berapa orang nih yang bagus nih. Udah dapat (orang-orangnya) kita copot-copotin terus distafkan," tegasnya.
Apalagi ada yang beranggapan, kemunduran kinerja tersebut disebabkan dari pencapresan Jokowi sehingga sejumlah program Pemprov DKI mandek.
"Enggak (bukan soal Jokowi nyapres). Ini persoalan kita paksa ULP (Unit Layanan Pengadaan barang/jasa), e-budgeting. Kami (Jokowi-Ahok) sudah prediksi seperti ini, jadi biarin saja," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (15/10/2014).
Saat ditanya kemunduran, Ahok malah kembali bertanya kepada para pendapat tersebut.
"Kemunduran apa? Bidang apa? Pertumbuhan ekonomi? Makanya kita mesti ngomong fair dulu. Kemunduran apa?," tanya balik Ahok.
Saat ditanyai bahwa tidak ada program yang berhasil terealisasi tahun ini, Ahok mengatakan bahwa sudah ada yang terealisasi. Menurutnya semua sudah berjalan baik diatas rel.
"Transjakarta bisa jalan, sistem reformasi kesehatan jalan, kalau pengadaan batal ya batal-batalin yang nyolong-nyolong. Rehab sekolah kita batalin kenapa? Kenapa kita rehab-rehab kalau bisa bangun baru. Gagal? Gagal dimana? Reformasi birokrasi menyelamatkan uang jelas kok. Malah kami menyelamatkan uang PU (Dinas Pekerjaan Umum)," jelasnya.
Jika berbicara mengenai Dinas Pekerjaan Umum, tidak ada yang kelihatan mengenai perbaikan jalan. Menurut Ahok tidak berhasilnya pada tahun ini karena Dinas PU tidak mau bekerja sama dengan dirinya untuk memasukkan satuan harga yang pasti di e-catalogue yang dinas-dinas lainnya lakukan.
"Sekarang kalau kamu mau ngaspal sama hotmix semua langsung di e-catalogue kan. Kenapa tahun ini enggak bisa kenceng? Ya PU (Dinas Pekerjaan Umum) yang sengaja digabungin. Enggak ada kerjaan itu namanya perlawanan," tukasnya.
Antisipasi untuk hal ini, Ahok memang merencanakan adanya perombakan massal yang hasilnya nanti akan dirinya lantik pada bulan Desember 2014 atau akhir tahun mendatang.
"Kami sedang tes. Makanya saya pengen tahu seluruh stafnya, kartu saya istilahnya berapa orang nih yang bagus nih. Udah dapat (orang-orangnya) kita copot-copotin terus distafkan," tegasnya.
(ysw)