Kecelakaan Maut Bus Harapan Jaya karena Human Error

Selasa, 14 Oktober 2014 - 21:24 WIB
Kecelakaan Maut Bus...
Kecelakaan Maut Bus Harapan Jaya karena Human Error
A A A
SURABAYA - Kepala Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan Jawa Timur Wahid Wahyudi memastikan kecelakaan Bus Harapan Jaya di tikungan bawah Tol Waru, Sidoarjo, Senin kemarin karena faktor human error.

"Dari hasil olah TKP dan gelar perkara tim kami di lokasi, bisa dipastikan kecelakaan terjadi karena human error. Bus melaju kecepatan tinggi di tikungan, bus sulit dikendalikan hingga terjadi kecelakaan," ungkapnya, Selasa (14/10/2014).

Hal itu, lanjut dia, diperkuat dengan temuan tim yakni posisipersneling bus yang masuk gigi 5. Artinya, diperkirakan bus bernopol AG 7900 UR itu melaju kencang dengan kecepatan 80-90 km/jam. Di saat bersamaan, lanjut dia, bus melintas di tikungan dan sopir melakukan pengereman secara halus tapi tidak mampu menghentikan laju bus.

Dari sistem pengereman, kata Wahid, tidak ada persoalan atau berfungsi secara normal. Bus menggunakan rem pneumatic atau rem angin. Dari pemeriksaan tim, angin masih tersisa 5 bar dari kondisi normal 8-9 bar. Jadi, rem digunakan secara halus tapi tak menghentikan laju bus sehingga menabrak dan menghancurkan 13 pembatas jalan.

Wahid menjelaskan, Bus Harapan Jaya ini sudah beberapa kali terlibat kecelakaan. "Untuk yang sekarang ini pasti akan kami evaluasi tapi ya nunggu hasilnya itu. Semoga sopir juga cepat ketemu, saya harap dia tidak melarikan diri namun hanya mengamankan diri dari amuk massa. Tentunya sopir juga akan kami tes psikologinya," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Bungurasih, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Senin (13/10/2014). Bus Harapan Jaya Nopol 7900 UR, jurusan Surabaya-Trenggalek terguling.

Sebanyak tujuh penumpang tewas dalam kecelakaan tunggal yang terjadi pukul 04.10 WIB itu. Tercatat lima orang tewas di lokasi kejadian dan dua orang tewas saat dibawa ke rumah sakit. Sedangkan puluhan penumpang lainnya luka berat dan ringan.
(zik)
Berita Terkait
Banyak Korban Jiwa,...
Banyak Korban Jiwa, Kasus Kecelakaan di Jalan Tol Masih Tinggi
Hati-hati! Ini 4 Faktor...
Hati-hati! Ini 4 Faktor Utama Penyebab Kecelakaan di Jalan Tol
Kecelakaan Maut di Jalan...
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Bogor, Seorang Perempuan Tewas
Prancis Ganti Nama Kecelakaan...
Prancis Ganti Nama Kecelakaan Lalu Lintas Fatal Jadi Pembunuhan Lalu Lintas
Risiko Kecelakaan Lalu...
Risiko Kecelakaan Lalu Lintas Tinggi, JRP Lakukan Ini
Polisi Ini Rela Menambal...
Polisi Ini Rela Menambal Jalan Berlubang Demi Mencegah Lakalantas
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
1 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
3 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
3 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
5 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
5 jam yang lalu
Infografis
Saat Kecelakaan Maut...
Saat Kecelakaan Maut di Paris, Putri Diana Hamil 10 Minggu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved