Usai Ikuti Tes Jasmani Kanit Reskrim Meninggal

Selasa, 14 Oktober 2014 - 14:32 WIB
Usai Ikuti Tes Jasmani...
Usai Ikuti Tes Jasmani Kanit Reskrim Meninggal
A A A
KULONPROGO - Kanit Reskrim Polsek Kokap, Kulonprogo, Iptu Sukamto, meninggal dunia usai mengikuti tes kesamaptaan jasmani (TKJ) yang dilaksanakan di Alun-alun Wates, Selasa (14/10/2014). Hasil medis, menyatakan korban meninggal karena serangan jantung.

Tes Kesamaptaan Jasmani ini, telah menjadi agenda rutin enam bulanan yang dilaksanakan oleh Polres Kulonprogo.

Setiap anggota wajib mengikuti acara ini untuk melihat kondisi kesehatan dan kebugaran anggota polisi. Hal ini pula yang dilakukan oleh Kanit Reskrim Polsek Kokap Iptu Sukamto.

Sebelum pelaksanaan, tim kesehatan Polres Kulonprogo melakukan pengecekan kondisi kesehatan.

Hasilnya, korban dalam kondisi bagus. Bahkan karena usianya yang sudah diatas 54 tahun dia hanya mengikuti dengan berjalan kaki. Hanya ketika 100 meter menjelang finish dia mencoba berlari.

“Tadi saya bareng, kondisi awal juga baik tidak ada masalah,” jelas Iptu Purwanti, salah seorang rekan korban.

Usai finish itulah kondisi kesehatan korban mulai menurun. Tim kesehatan Polres Kulonprogo juga melakukan perawatan termasuk memberikan bantuan oksigen.

Korban akhirnya dilarikan ke RSUD Wates dalam kondisi masih sadar. Hanya saja kondisi terus menurun sebelum akhirnya meninggal dunia.

“Dia masih sadar, di UGDpun masih bisa menjawab pertanyaan dokter,” jelas perwira yang akrab disapa Ipung ini.

Kabag Sumber Daya Polres Kulonprogo Kompol Budi Susilanto mengatakan, saat kejadian dirinya berada di Polda DIY dalam rangka serah terima jabatan.

Tes Kesamaptaan Jasmani rutin setiap semester untuk menjaga kebugaran anggota.
Dari hasil pemeriksaan medis, almarhum mengalami lemah jantung. Ini diperkuat dengan keterangan istrinya yang mengatakan dia kerap masuk angin.

“Hasil medis, dia lemah jantung,” ujar Budi. Kejadian inipun menambah daftar anggota Polres Kulonprogo yang meninggal dunia pasca pelaksanaan tes kesamaptaan jasmani.

Setidaknya sudah ada dua anggota lainnya yang juga meninggal dunia beberapa tahun
lalu. Mereka adalah Kasubag Telematika Subiyantoro dan Sutriyono yang meninggal beberapa tahun lalu.
(sms)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
14 menit yang lalu
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
40 menit yang lalu
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
40 menit yang lalu
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
1 jam yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
1 jam yang lalu
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
3 jam yang lalu
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved