Pembobol Uang Nasabah Rp1,3 Miliar Melalui ATM Ditangkap

Rabu, 08 Oktober 2014 - 23:02 WIB
Pembobol Uang Nasabah...
Pembobol Uang Nasabah Rp1,3 Miliar Melalui ATM Ditangkap
A A A
SLEMAN - Dua pelaku pembobol uang nasabah bank dengan cara membobol kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) senilai Rp1,3 miliar berhasil diungkap Unit Opsnal Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda DIY.

Pengungkapan kasus jaringan pembobolan ATM itu dilakukan Senin (6/10) lalu, berdasarkan penyelidikan atas informasi seorang warga Yogyakarta yang tinggal di Kalimantan.

Pasalnya informan polisi tersebut sekaligus menjadi korban sebeb uangnya terkuras, namun tidak merasa mengambil.

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi pun berhasil mengamankan dua pelaku yakni GNT, (38), warga Pomah Tulung, Klaten dan MR (36), yang tinggal di Jatinom, Klaten, Jawa Tengah.

Modus yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya yakni dengan menduplikasi kartu ATM dan memalsukan KTP korban.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadireskrimum) Polda DIY AKBP Djuhandani Rahardjo Puro mengungkapkan, untuk mendapatkan korbannya, pelaku menghubungi nomor korban melalui pesan singkat dengan berbagai cara untuk mendapatkan identitas berikut nomor rekening.

Dari identitas dan nomor rekening itu, pelaku membuat KTP maupun kartu ATM palsu. "Proses penangkapan kita koordinasi dengan perbankan untuk menelusuri aliran dana," katanya Rabu (8/10).

Untuk menguras dana mencapai Rp1,3 miliar itu pun dilakukan pelaku berkali-kali selama tiga bulan di beberapa lokasi gerai ATM. Dari pantauan kamera closed circuit television (cctv) diketahui pengambilan uang dilakukan di bok ATM Unit Pingit, Unit Ketandan, Unit Melati, KCP Melati, dan KCP Gedongkuning.

Adapun barang bukti yang diamankan dari kejahatan itu yakni, satu unit mobil Daihatsu Terios warna putih AB1705RQ, satu lembar kwitansi pembelian mobil Daihatsu Terios warna putih AB1705RQ, satu unit sepeda motor Yamaha Vixion, satu lembar kwitansi DP pembelian mobil Honda Jazz Rp160 juta dan rekaman CCTV.

"Barang bukti itu, dari hasil pencurian uang nasabah, dan saat ini kita tengah kembangkan kasus ini," ungkap Djuhandani.

Kabid Humas Polda DIY AKBP Anny Pudjiastuti menambahkan, saat ini banyak modus penipuan terjadi dimana pelaku menggiring korban untuk menyebutkan identitas dan memberikan nomor rekening semisal dengan alasan untuk transfer uang hadiah.

Modus yang kerap dipakai yakni selain dengan cara memberikan iming-iming hadiah, yakni mencari seseorang untuk menerima uang bantuan, atau pun mencari orang untuk dititipi dana miliaran.

"Kita himbau masyarakat untuk tidak mudah percaya, apalagi terhadap orang yang belum dikenal," urainya.
(ilo)
Berita Terkait
Pelaku Penembakan Bank...
Pelaku Penembakan Bank di Cengkareng Bukan Mau Merampok, tapi Orang Iseng
Satu Pelaku Perampokan...
Satu Pelaku Perampokan Bank di Bandar Lampung Ditangkap
Pejabat yang Merampok...
Pejabat yang Merampok Bank di Jaksel Ternyata Punya Utang Rp1,5 Miliar
Kronologi Perampokan...
Kronologi Perampokan Nasabah Bank di PIK
Heroik! Satpam Gagalkan...
Heroik! Satpam Gagalkan Perampokan Bank di Cilandak Jaksel
Kapolda Jateng Cek Kondisi...
Kapolda Jateng Cek Kondisi 3 Tersangka Perampokan Warung Bank Pelat Merah
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
22 menit yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
31 menit yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
43 menit yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
1 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
2 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
4 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved