Hutan di Perbukitan Piyungan Terbakar

Selasa, 07 Oktober 2014 - 21:51 WIB
Hutan di Perbukitan...
Hutan di Perbukitan Piyungan Terbakar
A A A
BANTUL - Kebakaran kembali melanda hutan di wilayah perbukitan Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, DIY. Semak belukar dan beberapa kayu keras ratusan meter persegi di Alas Jambe, Dusun Rejosari, Desa Srimartani, Kecamatan Piyungan habis terbakar.

Puluhan warga yang berada di sekitar hutan tersebut sempat lari ke luar rumah karena takut rumah mereka turut terbakar. Sebab, jarak hutan yang terbakar dengan permukiman hanya sekitar 200 meter. Belasan relawan dari Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kecamatan Piyungan bersama puluhan warga berusaha memadamkan api.

Anggota FPRB Piyungan, A Yani mengatakan, hingga pukul 20.30 WIB tadi titik api masih terlihat. Relawan serta penduduk sekitar berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Alat yang paling banyak digunakan hanyalah ranting untuk memukul-mukul ranting ataupun daun yang terbakar.

"Ya seperti biasa, kami biasa melokalisir api," ujar Yani, Selasa (7/10/2014).

Bahkan, satu unit pemadam kebakaran sempat merapat ke lokasi kejadian. Namun karena sulitnya medan, mobil pemadam kebakaran tersebut hanya berada di bawah, di dekat permukiman warga, mengantisipasi jika sewaktu-waktu api merembet ke rumah warga.

Beruntung, melalui perjuangan tak kenal lelah antara relawan FPRB, warga sekitar dibantu dengan belasan personel BPBD yang datang belakangan, sekitar pukul 21.00 WIB api berhasil dikuasai dan dipadamkan semuanya.

"Ini sudah berhasil kami padamkan. Tetapi kami tetap siaga soalnya kondisinya sangat kering."

Yani mengungkapkan, titik api sebenarnya sudah terlihat sejak pagi hari sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, oleh warga sekitar titik tersebut dikira sengaja dibuat oleh para pencari rumput yang membersihkan tanah milik mereka. Pada sore hari tadi, banyak warga mengungkapkan api semakin membesar.

Kepala Dukuh Rejosari Didik Kathoris membenarkan peristiwa tersebut. Warga Dukuh Rejosari sebenarnya tidak mengetahui terjadi kebakaran. Mereka baru sadar setelah diberitahu kerabat lain yang letaknya jauh dari kaki bukit Rejosari.Setelah dirinya melakukan pengecekan dan benar terjadi kebakaran, ia lantas menghubungi FPRB.

"Saya itu baru lapor Pak Yani (FPRB) sebelum maghrib. Saya lapor wong warga di sini sudah mulai khawatir," katanya.

Kebakaran hutan di perbukitan Piyungan ini sudah yang kedua kalinya dalam sebulan terakhir. Kondisi lahan yang kering akibat kemarau panjang diperparah dengan perilaku masyarakat yang kurang memperdulikan keselamatan semakin menambah risiko kebakaran.
(zik)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
Gelar Intercultural...
Gelar Intercultural Festival 2026, UMB Satukan Mahasiswa 9 Negara lewat Budaya
59 menit yang lalu
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
11 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
12 jam yang lalu
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
12 jam yang lalu
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
13 jam yang lalu
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
13 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved