Ditemukan Kunci T, Dua Remaja Aniaya Polisi
Selasa, 07 Oktober 2014 - 19:11 WIB
Ditemukan Kunci T, Dua Remaja Aniaya Polisi
A
A
A
PALEMBANG - Ditemukan kunci T, dua remaja aniaya polisi. Ahmad Nurdin (29) dan Ikhsan (31), nekat mengajak polisi berduel karena kedapatan membawa kunci leter T.
Keduanya pun di giring ke Mapolresta Palembang karena kasus penganiayaan.
Pasalnya Briptu Ahmad Rifai ditusuk oleh pelaku dengan menggunakan kunci leter T. Kejadiannya Selasa, (7/10/2014) dini hari, di Jalan Sayangan kawasan Pasar 16 ilir.
Awalnya Briptu Ahmad Rifai anggota Sabhara Polresta Palembang curiga melihat gerak gerik kedua pelaku. Ketika di razia ditemukanlah kunci leter T dari kedua pelaku.
Kemudian kedua pelaku itu melakukan perlawanan dengan cara memukul polisi dan sempat menusukan kunci leter T ketubuh Briptu Ahmad. Setelah dikejar dengan anggota polisi lainya kedua pelaku berhasil ditangkap.
“Saya dapatkan kunci leter T di balik baju salah satu pelaku itu. Kemudian mereka melakukan perlawanan karena terkejut kunci leter T itu saya dapatkan,”kata anggota Sabhara Polresta Palembang Briptu Ahmad Rifai kepada wartawan di Mapolresta Palembang, Selasa, (7/10/2014).
Sementara itu tersangka membenarkan telah melakukan pengeroyokan kepada polisi. Kendati demikian dia membantah kalau sudah menusuk Briptu Ahmad dengan kunci leter T.
“Kami ketahuan bawa kunci leter T, jadi polisi itu curiga. Ketika mau lari dia menghalangi kami berdua. Jadi perkelahian pun terjadi, tetapi kami tidak menusuknya pakai kunci leter T,” ujar Nurdin yang juga merupakan resedivis curanmor tahun 2011 lalu.
Dia mengakui, memang mau merencanakan aksi pencurian sepeda motor bersama temannya Ikhsan. Tetapi, sebelum beraksi dia telah ditangkap oleh polisi
“Saya ini pengangguran dan memang tidak ada kendaraan. Kunci leter T itu rencananya akan saya gunakan untuk mencuri motor tapi belum sempat sudah kedapatan polisi saat razia,”pungkasnya.
Keduanya pun di giring ke Mapolresta Palembang karena kasus penganiayaan.
Pasalnya Briptu Ahmad Rifai ditusuk oleh pelaku dengan menggunakan kunci leter T. Kejadiannya Selasa, (7/10/2014) dini hari, di Jalan Sayangan kawasan Pasar 16 ilir.
Awalnya Briptu Ahmad Rifai anggota Sabhara Polresta Palembang curiga melihat gerak gerik kedua pelaku. Ketika di razia ditemukanlah kunci leter T dari kedua pelaku.
Kemudian kedua pelaku itu melakukan perlawanan dengan cara memukul polisi dan sempat menusukan kunci leter T ketubuh Briptu Ahmad. Setelah dikejar dengan anggota polisi lainya kedua pelaku berhasil ditangkap.
“Saya dapatkan kunci leter T di balik baju salah satu pelaku itu. Kemudian mereka melakukan perlawanan karena terkejut kunci leter T itu saya dapatkan,”kata anggota Sabhara Polresta Palembang Briptu Ahmad Rifai kepada wartawan di Mapolresta Palembang, Selasa, (7/10/2014).
Sementara itu tersangka membenarkan telah melakukan pengeroyokan kepada polisi. Kendati demikian dia membantah kalau sudah menusuk Briptu Ahmad dengan kunci leter T.
“Kami ketahuan bawa kunci leter T, jadi polisi itu curiga. Ketika mau lari dia menghalangi kami berdua. Jadi perkelahian pun terjadi, tetapi kami tidak menusuknya pakai kunci leter T,” ujar Nurdin yang juga merupakan resedivis curanmor tahun 2011 lalu.
Dia mengakui, memang mau merencanakan aksi pencurian sepeda motor bersama temannya Ikhsan. Tetapi, sebelum beraksi dia telah ditangkap oleh polisi
“Saya ini pengangguran dan memang tidak ada kendaraan. Kunci leter T itu rencananya akan saya gunakan untuk mencuri motor tapi belum sempat sudah kedapatan polisi saat razia,”pungkasnya.
(ilo)