Dua Warga Serahkan Petasan ke Polres Probolinggo

Sabtu, 04 Oktober 2014 - 04:01 WIB
Dua Warga Serahkan Petasan...
Dua Warga Serahkan Petasan ke Polres Probolinggo
A A A
PROBOLINGGO - Pasca rentetan peristiwa ledakan yang mengakibatkan korban tewas dan kerusakan rumah di Probolinggo, dua orang pemilik menyerahkan petasannya kepada polisi. Penyerahan bahan peledak ini juga menyusul ancaman polisi merazia penyimpan petasan.

Dua warga yang menyerahkan petasannya ke Polres Probolinggo yakni Abdul Hamid (35) dan Imam Syafi'i (38). Kedua warga Sentong, Kecamatan Pajarakan itu menyerahkan petasannya lantaran trauma melihat kondisi korban ledakan petasan.

Petasan yang terbungkus kardus tersebut diterima Kapolres Probolinggo, AKBP Endar Priantoro. Petasan siap ledak tersebut berbentuk rentengan sepanjang 4 meter.

Selain petasan siap pakai, keduanya juga menyerahkan barang bukti ratusan selongsongan petasan yang belum terisi serbuk petasan. Selongsongan ini terbungkus tas plastik warna putih.

Hamid mengungkapkan, dia sengaja menyerahkan petasan ke polisi karena merasa khawatir akan bahayanya. Selain merusak harta benda juga dapat mengancam jiwanya.

"Kami menyerahkan dengan kesadaran tanpa ada unsur paksaan. Kami tidak ingin ada kejadian lagi seperti yang sudah-sudah," kata Hamid, Jumat (3/10/2014).

Hamid mengungkapkan, petasan itu rencananya akan dibakar untuk meramaikan Hari Raya Idul Adha. Menurut Hamid, menyulut petasan pada perayaan hari raya dan pesta pernikahan merupakan tradisi masyarakat sejak lama.

Namun tradisi yang setiap saat dapat mengancam masyarakat sekitarnya tersebut, mau tidak mau harus diakhiri. "Kami miris jika melihat dampak ledakan petasan. Kami tidak ingin terjadi ledakan," katanya.

Sementara itu, Kapolres Probolinggo AKBP Endar Priantoro, menyatakan, barang bukti petasan tersebut akan segera dimusnahkan untuk menghindari hal yang tak diinginkan.

Pihaknya berharap agar masyarakat yang masih memiliki atau menyimpan petasan segera menyerahkannya kepada polisi.

"Kami minta agar masyarakat menyerahkan petasan yang dimilikinya dengan penuh kesadaran. Sehingga tidak akan terjadi lagi ledakan petasan yang menimbulkan korban jiwa maupun harta benda," kata Kapolres.

Untuk menjamin kenyamanan dan ketentraman masyarakat, pihaknya akan terus melakukan razia pemilik petasan.

Mereka yang terbukti memiliki bahan peledak tersebut akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
(sms)
Berita Terkait
Ledakan Mercon di Ponorogo,...
Ledakan Mercon di Ponorogo, Polisi Amankan 13 Orang dan Sita 20 Kilo Bubuk Mesiu
Polisi Ledakkan Petasan...
Polisi Ledakkan Petasan di Bangkalan Suaranya Menyerupai Bom, 31 Rumah Warga Rusak
Ingin Meraup Untung...
Ingin Meraup Untung Besar lewat Bisnis Petasan, Harapan Nur Wahidun Pupus di Balik Jeruji
Ledakan Bahan Petasan...
Ledakan Bahan Petasan di Magelang, 1 Warga Tewas!
Serbuk Dibeli Online,...
Serbuk Dibeli Online, Mercon Tewaskan 4 Orang Kebumen
Jelang Ramadhan, Petasan...
Jelang Ramadhan, Petasan Kini Muncul Lagi di Madina Membuat Warga Resah
Berita Terkini
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
2 jam yang lalu
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
2 jam yang lalu
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
5 jam yang lalu
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
5 jam yang lalu
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
6 jam yang lalu
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
8 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved