Ini Kata Orang Jepang Soal Tol di Jakarta

Jum'at, 03 Oktober 2014 - 06:34 WIB
Ini Kata Orang Jepang...
Ini Kata Orang Jepang Soal Tol di Jakarta
A A A
JAKARTA - Pembangunan transportasi massal di seluruh kota di dunia harus disertai pembangunan jalan tol.

Hal ini diungkapkan Director Technical Consulting Departement Professional Enginer, Japan Mitsonobu Ogihara.

Mitsonobu Ogihara menuturkan, di Tokyo pembangunan transportasi massal selalu disertai dengan pembangunan jalan tol.

Dua infrastruktur itu memiliki fungsi saling menopang sama lain. Lalu lintas orang dan barang tidak semuanya dapat dilancarkan angkutan massal berbasis rel.

Apalagi Tokyo memiliki pengalaman selama 100 tahun membangunan sistem transportasi massal berbasis rel.

Semua itu dilakukan sejalan dengan pembangunan jalan arteri dan jalan layang di tengah kota.

"Tidak ada kota di dunia yang mengandalkan mobilitas warga hanya dengan transportasi massal tanpa menyediakan rasio jalan yang mencukupi," ujar Mitsonobu Ogihara di Balai Kota, Kamis 2 September kemarin .

Dari datanya 75% atau sekitar 301,3 kilometer jalan tol di Tokyo memiliki konstruksi layang.

Semua itu dibangun di atas sungai dan kanal serta melewati gedung-gedung tinggi di tengah kota.

Deputi Gubernur Bidang Industri, Perdagangan, dan Transportasi Sutanto Soehodho menambahkan, dibandingkan London dan Paris, Tokyo lebih tepat sebagai contoh untuk membangun jalan tol layang di Jakarta.

Ibu Kota ini perkembangannya cenderung seperti Tokyo. Harga tanah di Negeri Matahari terbit itu sangat mahal.

Kalau membangun jalan di bawah memerlukan dana investasi cukup tinggi. Mengantisipasi sulitnya mencari lahan itu, Jepang memilih jalur layang atau bawah tanah.

Sebagaimana diketahui, pembangunan enam ruas jalan tol terdiri atas ruas Semanan-Sunter sepanjang 20,23 kilometer (km), Sunter-Pulo Gebang sepanjang 9,44 km, Duri Pulo-Kampung Melayu sepanjang 12,65 km, Ulujami-Tanah Abang sepanjang 8,70 km, Kemayoran-Kampung Melayu sepanjang 9,60 km, dan Pasar Minggu-Casablanca sepanjang 9,15 km.

Pembangunannya akan dimulai di dua ruas, Semanan-Sunter dan Sunter-Pulo Gebang. Total investasi pembangunan jalan tol tersebut adalah sebesar kurang lebih Rp41,17 triliun.
(whb)
Berita Terkait
Mulai 26 Februari 2022,...
Mulai 26 Februari 2022, Tol Dalam Kota Mengalami Kenaikan Tarif
Tarif Tol Dalam Kota...
Tarif Tol Dalam Kota Jakarta Naik Mulai 22 September 2024
Beroperasi Juli, Begini...
Beroperasi Juli, Begini Progres Pembangunan Tol Dalam Kota Kelapa Gading - Pulo Gebang
12 Ruas Jalan Tol Akan...
12 Ruas Jalan Tol Akan Naik Tarif di 2022, Ini Daftarnya
Selama Ramadan, Penggunaan...
Selama Ramadan, Penggunaan Bahu Jalan Tol Dalam Kota Dimajukan Jadi Jam 17.00 WIB
Jadi Jalur VIP, Tarif...
Jadi Jalur VIP, Tarif Tol Dalam Kota Naik per 26 Februari
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
59 menit yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
1 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
1 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
1 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
3 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
5 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved