Balai Desa Disegel Warga, Polisi Gelar Olah TKP

Rabu, 01 Oktober 2014 - 16:44 WIB
Balai Desa Disegel Warga,...
Balai Desa Disegel Warga, Polisi Gelar Olah TKP
A A A
KULON PROGO - Polres Kulon Progo menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) peristiwa penyegelan dan perusakan Balai Desa Glagah, Kecamatan Temon.

Kasat Reskrim Polres Kulon Progo AKP Ricky Boy Sialagan mengatakan, olah TKP ini penting untuk mendalami aduan dari Camat Temon Joko Prasetyo terkait penghasutan dan penyegelan Balai Desa Glagah oleh warga yang tergabung dalam Wahana Tri Tunggal (WTT), yang menolak rencana pembangunan bandara di Kulon Progo.

"Olah TKP ini untuk penyelidikan kasus ini, sekaligus menyita barang bukti," terang Ricky di sela-sela olah TKP, Rabu (1/10/2014).

Polisi juga memasang police line dan mencopot beberapa papan dan bambu yang dipakai untuk menyegel balai desa. Papan dan bambu ini disita untuk dijadikan barang bukti kasus ini.

Menurut Ricky, pihaknya segera memanggil kedua terlapor yang juga tokoh WTT dalam kapasitas sebagai saksi. Polisi akan menggali keterangan saksi lain yang mengetahui persis kejadian penyegelan. Sedangkan penentuan tersangka akan melihat hasil pemeriksaan dan gelar perkara.

"Nanti tergantung hasil pemeriksaan dan gelar perkara, baru bisa kita tentukan tersangkanya," tandas Ricky.

Sementara itu, Ketua WTT Purwinto mengatakan masih akan melihat perkembangan kasus yang ada. WTT telah melakukan koordinasi dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta. Bahkan, LBH Yogyakarta telah meyakinkan penyegelan itu tidak bisa diproses karena tidak ada pasal yang bisa dikenakan. "Kita lihat perkembangan, kita telah koordinasi dengan LBH," jelasnya.

Purwinto menepis dalam kasus penyegelan itu ada upaya penghasutan. Menurut dia, semua dilakukan spontan oleh warga, setelah Kades Glagah Agus Parmono keluar dan meninggalkan balai desa.

Kemarin, warga yang tergabung dalam WTT menyegel Balai Desa Glagah saat aksi unjuk rasa meminta klarifikasi terkait sosialisasi pembangunan bandara kepada kades Glagah. Aksi tersebut berakhir dengan penyegelan balai desa oleh warga. Akibatnya, pelayanan lumpuh.
(zik)
Berita Terkait
Pembangunan Capai 60...
Pembangunan Capai 60 Persen, Bandara Singkawang Ditargetkan Beroperasi di Awal 2024
Presiden Jokowi Resmikan...
Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja Senilai Rp800 M
Pembangunan Bandara...
Pembangunan Bandara Baru Kediri Resmi Dimulai
Pembangunan Bandara...
Pembangunan Bandara Kediri Gunakan Skema KPBU
Proyek Bandara VVIP...
Proyek Bandara VVIP IKN Siap Dilelang Dini, Cek Jadwalnya
Cari Tahu Kelanjutan...
Cari Tahu Kelanjutan Pembangunan Bandara di Sebuai, Anggota Dewan Sambangi Bappedalitbang Kalteng
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
1 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
3 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
3 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
5 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
5 jam yang lalu
Infografis
5 Artis Indonesia Punya...
5 Artis Indonesia Punya Gelar S3, Ada yang Sukses Menjadi Dosen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved