Taman Film, Hiburan Alternatif Baru untuk Warga Bandung

Rabu, 01 Oktober 2014 - 05:15 WIB
Taman Film, Hiburan...
Taman Film, Hiburan Alternatif Baru untuk Warga Bandung
A A A
BANDUNG - Ratusan warga kota memadati area bawah jalan layang Pasupati, Selasa (30/4/2014) sore. Beberapa di antaranya tengah asik memainkan gadget sambil duduk lesehan, dan sebagian lagi, memilih untuk mendiskusi film apa yang nanti akan diputar.

Area yang cukup menampung sekitar 5.00 orang itu, rupanya menjadi daya tarik baru di Kota Bandung. Sebuah tempat alternatif untuk memanjakan warga kota setelah seharian beraktivitas.

Area di kolong Jalan Pasupati itu rupanya disulap menjadi sebuah “taman”. Taman yang biasanya identik dengan rumput, tanah, dan pepohonan yang rindang, kini berubah menjadi sebuah taman dengan rumput sintetis, beton di kanan kirinya. Taman ini dinamai Taman Film oleh Pemerintah Kota Bandung.

Area seluas 1.300 meter ini pun menyajikan pemandangan taman buatan yang cukup sejuk dan modern. Terpampang sebuah videotron raksasa dengan ukuran 4x8 meter yang nantinya akan menayangkan berbagai film karya anak muda Bandung.

Tak hanya itu, taman ini pun rupanya dibangun dengan perencanaan yang tidak main-main. Bahkan, tim arsitek bentukan sang Wali kota Ridwan Kamil "dikerahkan".

“Bagus atuh neng ada tempat seperti ini. jadi kalau gak punya uang buat nonton di bioskop, kan bisa nonton di sini gratis,” ujar Ujang,30, seorang penjaga warung di sekitar kawasan tersebut.

Menurutnya, tak hanya jadi ramai, kawasan tersebut pun jadi lebih hangat suasananya. “Kalau biasanya kan sepi dan cenderung hanya ramai sama orang-orang sini saja. Kalau sekarang jadi banyak yang datang ke sini, dagangan saya juga laris manis,” katanya sambil terkekeh.

“Konsep taman ini seperti terasering. Keuntungannya, karena posisinya ada di turunan maka tempat duduknya ada di atas sedangkan layarnya ada di posisi bawah. Jadi mirip banget sama keadaan bioskop pada umumnya,” ungkap Yogi Ferdinan, salah satu tim arsitek yang mendesain taman ini.

Yogi menyebutkan, taman ini sengaja diberi rumput sintetis yang biasa digunakan di lapangan futsal. Hal ini dimaksudkan agar unsur hijau sebagai penambah suasana sejuknya, dan bisa diduduki seperti layaknya karpet. “Di sini warga tidak hanya bisa duduk-duduk di area yang telah kami buat, tetapi juga bisa duduk lesehan,” ucapnya.

Taman yang diklaim menghabiskan dana sekitar Rp 1,2 miliar, hingga kini belum selesai. "Masih belum selesai pembangunannya."
(lis)
Berita Terkait
Andre Taulany hingga...
Andre Taulany hingga Komeng Menghibur lewat Komedian Segar
Pekerja Hiburan Jatim...
Pekerja Hiburan Jatim Bergembira, RHU Bakal Kembali Dibuka
Selesaikan Polemik Kenaikan...
Selesaikan Polemik Kenaikan Pajak Hiburan, Arokap Sultra Usulkan 3 Solusi
Perluas Ekspansi, Pop...
Perluas Ekspansi, Pop Mart Akan Buka Gerai Pertama di Indonesia
Timezone Rayakan 30...
Timezone Rayakan 30 Tahun, Buka Empat Gerai Baru di Indonesia
Pajak Hiburan Diklaim...
Pajak Hiburan Diklaim Perkuat Keuangan Daerah, Intip Jenis Usahanya Apa Saja
Berita Terkini
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
53 menit yang lalu
Tiyo Ardianto Dilaporkan...
Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Polres Tangsel, Pelapornya Pernah Ngaku-ngaku Punya Gunung Parung
53 menit yang lalu
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
2 jam yang lalu
Polisi Persilakan Tiyo...
Polisi Persilakan Tiyo Ardianto Bikin Laporan Dugaan Temuan Alat Pelacak di Mobil
2 jam yang lalu
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
2 jam yang lalu
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
2 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved