PLTU Meledak, Keranda Jenazah Kerabat Keraton Nyaris Jatuh

Sabtu, 27 September 2014 - 06:45 WIB
PLTU Meledak, Keranda...
PLTU Meledak, Keranda Jenazah Kerabat Keraton Nyaris Jatuh
A A A
CIREBON - Dahsyatnya ledakan pipa boiler PLTU Kanci yang suaranya terdengar hingga radius lebih dari 10 kilometer mengejutkan warga, Jumat 26 September 2014.

Kepanikan salah satunya dialami warga di Keraton Kacirebonan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, di tengah prosesi pemakaman kerabat keraton.

Saat jenazah akan digotong tiba-tiba terdengar dentuman dahsyat disusul gemuruh hingga keluarga dan para pelayat pun terkesiap.

Mereka yang menggotong jenazah sempat saling berpandangan dan nyaris menjatuhkan keranda jenazah akibat panik.

Beruntung hal itu tidak sampai terjadi setelah pelayat lain mencoba menenangkan. Keluarga keraton Elang Tommy yang tengah memberikan sambutan pengantar jenazah pun menghentikan pidatonya.

“Ledakan disusul gemuruh keras sampai kami kaget. Ketika itu, jenazah baru digotong menuju pemakaman hingga hampir jatuh kerandanya,” ungkap seorang pelayat, Ikhwan (36).

Sementara itu, masih di Kecamatan Lemahwungkuk, puluhan murid tari Sekar Pandan yang sedang berlatih langsung berlarian ketika mendengar ledakan.

Para orang tua yang tengah menunggu pun panik dan berusaha mencari tahu sumber suara.
Ledakan di PLTU Kanci juga mencemaskan Rasmian (60) warga Desa Kanci Kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon. Pasalnya, dua anak Rasmin, Upik dan Jayadi, bekerja di PLTU.

“Setelah ledakan, langsung muncul asap dari PLTU. Saya langsung datang kemari untuk mengetahui penyebabnya dan mencari tahu kondisi anak-anak saya,” kata dia.

Namun, petugas keamanan PLTU yang didatanginya tak memberikan kejelasan memuaskan. Menurut petugas keamanan, ledakan tak sampai menimbulkan korban jiwa dan terjadi karena pengetesan mesin.

Sementara itu, ledakan dikabarkan telah menyebabkan seorang warga dari Desa Waruduwur, Kecamatan Astanajapura, dan tiga orang dari Desa Citemu, harus dilarikan ke rumah sakit.

Menurut Kuwu Waruduwur Dudi Suhaedi, warga yang dibawa ke rumah sakit akibat shock setelah mendengar ledakan.

“Tapi kami belum menerima keterangan adanya kompensasi dari PLTU. Hanya, kami sudah tekankan PLTU untuk transparan memberikan informasi kepada perangkat desa agar warga tak salah paham,” kata dia.

Dia sendiri belum dapat memastikan rumah sakit mana warganya dibawa. Begitu juga dengan warga asal Desa Citemu. Kuwu Citemu Saerun mengaku, kemungkinan tiga warganya juga dilarikan ke RS akibat shock.
(sms)
Berita Terkait
Ledakan Beirut, Jumlah...
Ledakan Beirut, Jumlah Korban Tewas Terus Bertambah
Kota Beirut Luluh Lantah...
Kota Beirut Luluh Lantah Akibat Ledakan Dahsyat
Inilah Kerusakan yang...
Inilah Kerusakan yang Disebabkan Ledakan Dahsyat di Beirut
Olah TKP Ledakan di...
Olah TKP Ledakan di Desa Randegan Banyumas
PLTU Barru OMU Berkomitmen...
PLTU Barru OMU Berkomitmen Catatkan Performa Optimal
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Berita Terkini
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
18 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
27 menit yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
57 menit yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
1 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
1 jam yang lalu
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
4 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved