Empat Terdakwa JIS Merasa Dijadikan Tumbal

Kamis, 18 September 2014 - 09:45 WIB
Empat Terdakwa JIS Merasa...
Empat Terdakwa JIS Merasa Dijadikan Tumbal
A A A
JAKARTA - Empat petugas kebersihan yang bekerja di Jakarta International School (JIS) masih kebigungan atas proses hukum yang dijalaninya. Pasalnya, sampai saat ini dakwaan yang dituduhkan tak pernah diperbuat.

Dari balik jeruji besi Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (17/9/2014) lalu, keempat terdakwa masing-masing Virgiawan Amin, Agun Iskandar, Zaenal Abidin, dan Syahrial menceritakan kasus yang menimpanya.

Awan mengaku kalau dia dan teman-temannya sampai kini tidak tahu kenapa menjadi kambing hitam dalam kasus JIS. ”Awalnya saya dijemput di rumah. Saya diminta membersihkan sekolah yang di Jalan Pattimura,” ulas Awan.

Ternyata, bukan ke Jalan Pattimura, justru dibawa ke Polda Metro Jaya (PMJ), tepatnya di unit PPA. Setelah itu Awan ditinggal begitu saja. Setelah itu, Awan ditunjukan foto seorang anak seraya ditanya apakah Awan mengenal. ”Spontan saya langsung jawab tidak kenal karena memang tidak kenal,” aku Awan.

Setelah itu, keempat temannya, termasuk Azwar yang dikabarkan meninggal dunia akibat bunuh diri, dihadirkan juga. Saat ditanya apakah selama proses penyidikan mereka mendapatkan kekerasan fisik, Awan membenarkan.

Demi meyakinkan pernyataan itu, Awan meminta Agun, Zaenal dan Sjahrial untuk bergabung dan menceritakan semuanya. Lalu, mereka secara bergantian menceritakan pengalaman tragis mereka.

”Saya pernah ditonjok, disabet pakai selang bahkan ditodong pistol. Saya dipaksa mengaku kalau saya dan teman-teman inilah yang melakukan kejahatan,” jelas Awan.

Keterangan Awan diamini Zaenal yang mengaku sempat disundut rokok sampai disteples. ”Bahkan, saya dibanting seperti dismack down. Gara-gara itu, akhirnya saya jadi sulit bernafas,” ungkap Zaenal.

Dan mereka menjelaskan selama melakukan penyiksaan, orang-orang yang diidentifikasi sebagai ’penyidik’ selalu menggunakan sarung tangan. Sementara, mata Zaenal dan kawan-kawan tiap kali diperlakukan kasar kerap ditutup lakban hitam. ”Semua ditutup pakai lakban. Apa memang proses penyidikan seperti itu,” tanya Zaenal.

Tersangka lainnya, Agun menceritakan saat proses penyidikan dirinya sempat melawan karena dipaksa untuk mengakui kejahatan yang tak pernah mereka lakukan. Menurut Agun, selama bekerja di JIS dirinya tak pernah melakukan kejahatan seperti yang dtuduhkan tersebut.

”Saya sama sekali tak pernah melakukan seperti yang dituduhkan. Makanya kepada penyidik saya bilang, di sana saya cuma kerja, kerja dan kerja. Hidup saya sudah susah mas,” ujar Agun.

Agun juga menjelaskan dirinya mengetahui proses meninggalnya Azwar meninggal. Dia menjelaskan saat itu Azwar meninggal bukan karena bunuh diri. Agun menduga meninggalnya Azwar karena tidak kuat menerima siksaan.

”Saat itu saya melihat muka dia sudah lebam bahkan dari kupingnya terus menerus mengeluarkan darah,” ungkap Agun. Karena itu, Agun meyakini jika dirinya dan keempat rekannya saat ini tidak bersalah dan hanya menjadi tumbal.

Sementara, salah seorang pengacara terdakwa, Patra M Zen menyatakan laporan hasil visum yang diterima menyebutkan bahwa tidak ada bekas lecet dan robekan di sekitar lubang pelepas korban. ”Ini hasil visumnya,” ulas Patra sambil menunjukkan keterangan visum tersebut.

Atas dasar itu, Patra yakin jika kliennya tidak bersalah dan tidak melakukan kejahatan seperti yang dituduhkan. ”Yang jelas fakta yang ada tidak sesuai dengan berkas perkara,” tegas Patra.
(kri)
Berita Terkait
Kejahatan Seksual
Kejahatan Seksual
Kenali Sex Grooming...
Kenali Sex Grooming dan Modusnya, Jangan Malah Jadi Korban
Lima Negara yang Menerapkan...
Lima Negara yang Menerapkan Hukuman Kebiri
Dugaan Kasus Kejahatan...
Dugaan Kasus Kejahatan Seksual Terjadi di Sebuah SMA
7 Fakta Pulau Pedofil...
7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual
Benjamin Mendy Ketakutan...
Benjamin Mendy Ketakutan di Penjara dengan Pelaku Kejahatan Seksual
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
12 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
33 menit yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
41 menit yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
45 menit yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
Empat Fenomena Astronomi...
Empat Fenomena Astronomi yang Akan Terjadi pada 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved