Ridwan Kamil Minta Yurel Buat Iklan Permohonan Maaf
Jum'at, 12 September 2014 - 14:53 WIB
Ridwan Kamil Minta Yurel Buat Iklan Permohonan Maaf
A
A
A
BANDUNG - Setelah menunggu berjam-jam akhirnya pemeran pria dalam video mesum 'PNS Pemkot Bandung', Yuri Astrada alias Yurel, bertemu dengan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil (RK), di ruang kerjanya, Juamt (12/9/2014) siang.
Dalam pertemuan tersebut, RK mengaku telah mendapat penjelasan dari Yurel mengenai kebenaran video mesum tersebut.
"Yurel sudah mengakui bahwa kejadian di foto dan video betul dia dan istrinya bernama
Rinada yang saat itu memakai seragam PNS Pemkot Bandung," jelas RK usai pertemuan.
Dengan pengakuan tersebut, kata RK, dapat dipastikan jika pemeran video mesum tersebut bukanlah oknum PNS Pemkot Bandung melainkan Rinada yang saat itu masih berstatus suami Yurel.
Lebih lanjut RK mengatakan, pihaknya secara pribadi telah memaafkan Yurel terlebih dia telah meminta maaf dan datang langsung kepadanya. Meski demikian RK menilai masih banyak PNS terutama PNS wanita yang merasa tercederai.
"Jadi saya sudah minta (Yurel) membuat iklan permohonan maaf untuk menyatakan penyelesaiannya. Kalau itu sudah dilakukan secara kemanusian dan secara sosiologis kita (PNS) pasti memaafkan," tuturnya.
Sementara itu kuasa hukum Yurel, Yopi Gunawan, memastikan jika kliennya akan menuruti permintaan RK untuk membuat iklan permohonan maaf kepada seluruh PNS Pemkot Bandung. "Kami akan lakukan itu semua supaya nama kota bandung jadi harum kembali," tukasnya.
Dalam pertemuan tersebut, RK mengaku telah mendapat penjelasan dari Yurel mengenai kebenaran video mesum tersebut.
"Yurel sudah mengakui bahwa kejadian di foto dan video betul dia dan istrinya bernama
Rinada yang saat itu memakai seragam PNS Pemkot Bandung," jelas RK usai pertemuan.
Dengan pengakuan tersebut, kata RK, dapat dipastikan jika pemeran video mesum tersebut bukanlah oknum PNS Pemkot Bandung melainkan Rinada yang saat itu masih berstatus suami Yurel.
Lebih lanjut RK mengatakan, pihaknya secara pribadi telah memaafkan Yurel terlebih dia telah meminta maaf dan datang langsung kepadanya. Meski demikian RK menilai masih banyak PNS terutama PNS wanita yang merasa tercederai.
"Jadi saya sudah minta (Yurel) membuat iklan permohonan maaf untuk menyatakan penyelesaiannya. Kalau itu sudah dilakukan secara kemanusian dan secara sosiologis kita (PNS) pasti memaafkan," tuturnya.
Sementara itu kuasa hukum Yurel, Yopi Gunawan, memastikan jika kliennya akan menuruti permintaan RK untuk membuat iklan permohonan maaf kepada seluruh PNS Pemkot Bandung. "Kami akan lakukan itu semua supaya nama kota bandung jadi harum kembali," tukasnya.
(sms)