Lokasi Pembangunan Sirkuit Motor Kembali Berubah
Minggu, 07 September 2014 - 19:25 WIB
Lokasi Pembangunan Sirkuit Motor Kembali Berubah
A
A
A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta kembali mengubah lokasi pembangunan sirkuit motor pertama di Ibu Kota.
Sebelumnya, sirkuit pertama di Jakarta ini akan dibangun di Marunda. Namun beberapa pekan berselang lokasi pun berubah dan kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, menjadi target.
Tapi, kali ini Pemprov DKI kini berencana membangun sirkuit tersebut di kawasan Kalideres, Jakarta Barat.
Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) DKI Jakarta Ratiyono, mengatakan, saat ini telah menemukan lahan seluas 65 hektare di wilayah Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat yang bakal dijadikan arena balap seperti ydi Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Menurutnya, area lahan tersebut dipilih lantaran memiliki luas lahan yang cukup dan tanahnya pun milik Pemprov DKI.
"Saat ini kami masih menunggu penyelesaian surat-suratnya. Jika sudah selesai akan langsung dikerjakan," ungkap Ratiyono kepada Sindonews, Minggu (7/9/2014).
Dalam membangun arena tersebut, lanjut Ratiyono, Pemprov DKI Jakarta dan Disorda menggandeng PT Jakpro dalam hal pengerjaanya.
Bahkan pembangunan sirkuit balap motor itu nantinya juga didukung oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang akan menyampaikan desain standar pembangunan sirkuit dan kemudian akan diputuskan oleh Pemprov DKI.
Terkait anggaran, Ratiyono belum dapat menyebutkannya lantaran pihaknya masih dalam proses penyelesaian surat-surat. Namun, dia memastikan jika pembangunannya hanya membutuhkan waktu satu tahun.
"Saya kira satu tahun cukup. Nanti kalau sudah dihitung total semua perencanaannya, kami akan kabarkan besaran anggaranya," ungkapnya.
Sebelumnya, sirkuit pertama di Jakarta ini akan dibangun di Marunda. Namun beberapa pekan berselang lokasi pun berubah dan kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, menjadi target.
Tapi, kali ini Pemprov DKI kini berencana membangun sirkuit tersebut di kawasan Kalideres, Jakarta Barat.
Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) DKI Jakarta Ratiyono, mengatakan, saat ini telah menemukan lahan seluas 65 hektare di wilayah Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat yang bakal dijadikan arena balap seperti ydi Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Menurutnya, area lahan tersebut dipilih lantaran memiliki luas lahan yang cukup dan tanahnya pun milik Pemprov DKI.
"Saat ini kami masih menunggu penyelesaian surat-suratnya. Jika sudah selesai akan langsung dikerjakan," ungkap Ratiyono kepada Sindonews, Minggu (7/9/2014).
Dalam membangun arena tersebut, lanjut Ratiyono, Pemprov DKI Jakarta dan Disorda menggandeng PT Jakpro dalam hal pengerjaanya.
Bahkan pembangunan sirkuit balap motor itu nantinya juga didukung oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang akan menyampaikan desain standar pembangunan sirkuit dan kemudian akan diputuskan oleh Pemprov DKI.
Terkait anggaran, Ratiyono belum dapat menyebutkannya lantaran pihaknya masih dalam proses penyelesaian surat-surat. Namun, dia memastikan jika pembangunannya hanya membutuhkan waktu satu tahun.
"Saya kira satu tahun cukup. Nanti kalau sudah dihitung total semua perencanaannya, kami akan kabarkan besaran anggaranya," ungkapnya.
(whb)