Ribuan Warga Hadiri Sidang Kepala Desa

Kamis, 04 September 2014 - 11:35 WIB
Ribuan Warga Hadiri...
Ribuan Warga Hadiri Sidang Kepala Desa
A A A
YOGYAKARTA - Ribuan warga Desa Trimulyo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul, menggeruduk Gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Yogyakarta, di Jalan Soepomo, Umbulharjo, Yogyakarta.

Aksi warga itu untuk mendukung Kepala Desa Trimulyo Mujono yang tersandung kasus korupsi program sertifikasi tanah Layanan Rakyat Untuk Sertifikasi Tanah (Larasita) desa setempat, di tahun 2011.

Sesuai agenda persidangan, Mujono akan menjalani sidang pembacaan putusan majelis hakim yang dipimpin Hakim Ketua Arini. "Kami hadir untuk support Pak Lurah. Kami yakin Pak Lurah tidak bersalah," kata Wasir, perwakilan warga, Kamis (4/9/2014).

Warga Desa Trimulyo meyakini, Mujono tidak terbukti bersalah, karena setiap sidang warga selalu hadir dan memantau secara langsung proses pemeriksaan saksi-saksi di persidangan.

"Warga tahu secara langsung proses sidang seperti apa. Kami ingin tahu, apa masih ada keadilan buat lurah kami yang memang betul-betul tidak salah. Apa majelis hakim akan gunakan hati nurani?" tandasnya.

Selain orasi, warga juga memasang sejumlah spanduk yang diantaranya bertuliskan 'kriminalisasi ini telah merugikan warga Trimulyo', 'jangan zolimi lurah kami', 'apakah tipikor masih independen?', dan spanduk ukuran tiga meter yang dibubuhi tanda tangan warga.

Aksi ditutup dengan doa bersama warga yang dipimpin oleh Dalmadi. Putera Mujono, Wahyu menyatakan, aksi warga ini murni atas inisiatif warga. Pihak keluarga tak pernah meminta warga untuk hadir di Pengadilan Tipikor maupun menggelar aksi.

"Ini inisiatif warga, sejak sidang pertama pembacaan dakwaan dulu sampai sidang terakhir, warga selalu hadir untuk melihat proses persidangan. Kami berterimakasih atas dukungan warga selama ini. Semoga ada keadilan buat bapak (Mujono)," katanya.

Sekadar informasi, Mujono dituntut pidana penjara 4,5 tahun, uang denda Rp200 juta subsidair 3 bulan kurungan dan dibebankan mengganti uang kerugian negara Rp 29,4 juta subsidair 2 tahun 3 bulan penjara.

JPU menilai, Mujono terbukti bersalah melanggar Pasal 2 jo pasal 18 Undang-undang Tipikor No.31/1999 jo UU No.20/2001 jo Pasal 64 jo Pasal 55 KUHP.

Mujono dinilai dengan sengaja selaku Penanggungjawab Program Larasita menyalahgunakan kewenangannya untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain, menyalahgunakan pungutan biaya Larasita warga dan digunakan untuk kepentingan pribadi atau di luar peruntukannya.
(san)
Berita Terkait
Ratusan Warga Konawe...
Ratusan Warga Konawe Bentrok di Perusahaan Tambang, 1 Terluka
Kurang Perhatian, Warga...
Kurang Perhatian, Warga Cikarang Demo PT NT Indonesia
Tidak Mau Sosialisasi...
Tidak Mau Sosialisasi dengan Warga, Dukuh Catur Surawan Dilengserkan Paksa
Diluruk Puluhan Warganya,...
Diluruk Puluhan Warganya, Kades di Gresik Ini Pilih Kabur
Viral! Warga Muratara...
Viral! Warga Muratara Nangkap Ikan di Jalan Penuh Kubangan Lumpur
Warga Perumahan Cluster...
Warga Perumahan Cluster Grand Alifia Pasang Spanduk Protes
Berita Terkini
Pemkot Bogor Hapus Ratusan...
Pemkot Bogor Hapus Ratusan Angkot Tua, Perindo Dorong Transportasi Modern dan Ramah Lingkungan
8 menit yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Talaud...
Gempa M5,6 Guncang Talaud Maluku Utara, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
16 menit yang lalu
Gempa 5,6 Magnitudo...
Gempa 5,6 Magnitudo Guncang Pulau DOI Maluku Utara Siang Ini
1 jam yang lalu
Prosesi Injak Kepala...
Prosesi Injak Kepala Kerbau Dikaitkan dengan Banteng, Ini Jawaban Jokowi
1 jam yang lalu
Tenun Sumba Tampil di...
Tenun Sumba Tampil di Panggung Dunia lewat Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza
2 jam yang lalu
Puluhan Pendukung Roy...
Puluhan Pendukung Roy Suryo Hadiri Sidang Putusan Praperadilan di PN Jaksel
2 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved