Keluar Pul, Bus Transjakarta Harus Lalui Tes Ini
Rabu, 03 September 2014 - 14:35 WIB
Keluar Pul, Bus Transjakarta Harus Lalui Tes Ini
A
A
A
JAKARTA - Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta membeberkan mengenai alur bus yang akan beroperasi maupun kembali ke dalam pul. Setidaknya ada tiga tahapan masing-masing untuk pengecekan.
"Untuk alur bus yang akan beroperasi yang pertama yaitu pengecekan terhadap SIM, STNK, keur (kir) dan kunci kendaraan," ujar Humas BLU Transjakarta Sri Ulina Pinem melalui pesan singkatnya kepada Sindonews, Rabu (3/9/2014).
Kemudian tahap kedua yakni menghidupkan mesin dan melakukan pemeriksaan terhadap form Lembar Pemeriksaan Bus (LPB) yang berisi cek bodi bus, mesin, AC, rem, pintu, persneling, lampu-lampu, instrumen dashboard, roda, IT (CCTV, GPS, Radio) dan perlengkapan tambahan seperti Apar, P3K, dan lain-lain.
"Kemudian yang terakhir yaitu sebelum bus keluar pul untuk beroperasi, pengecekan ulang dilakukan kembali oleh teknisi berikutnya. Setelah pemeriksaan final ini selesai dan bus siap guna operasi, maka bus dikeluarkan dari pul," pungkasnya.
Sementara saat selesai operasional, Sri mengungkap tiga tahap lanjutan. Yang pertama tentunya bus masuk ke dalam pul. Kemudian tahap kedua bus diperiksa oleh teknisi dengan form yang sama saat bus keluar dari pul.
"Apabila bus tidak ada masalah atau kerusakan, maka bus diparkirkan. apabila ada kerusakan, maka bus dimasukkan ke posisi perbaikan (bengkel)," pungkasnya.
Setelah selesai pemeriksaan, pramudi menyerahkan surat perintah jalan kepada admin operasional. Apabila bus ada masalah atau kerusakan dan atau perlu pergantian spare part, maka teknisi akan melakukan koordinasi dengan APM.
"Untuk alur bus yang akan beroperasi yang pertama yaitu pengecekan terhadap SIM, STNK, keur (kir) dan kunci kendaraan," ujar Humas BLU Transjakarta Sri Ulina Pinem melalui pesan singkatnya kepada Sindonews, Rabu (3/9/2014).
Kemudian tahap kedua yakni menghidupkan mesin dan melakukan pemeriksaan terhadap form Lembar Pemeriksaan Bus (LPB) yang berisi cek bodi bus, mesin, AC, rem, pintu, persneling, lampu-lampu, instrumen dashboard, roda, IT (CCTV, GPS, Radio) dan perlengkapan tambahan seperti Apar, P3K, dan lain-lain.
"Kemudian yang terakhir yaitu sebelum bus keluar pul untuk beroperasi, pengecekan ulang dilakukan kembali oleh teknisi berikutnya. Setelah pemeriksaan final ini selesai dan bus siap guna operasi, maka bus dikeluarkan dari pul," pungkasnya.
Sementara saat selesai operasional, Sri mengungkap tiga tahap lanjutan. Yang pertama tentunya bus masuk ke dalam pul. Kemudian tahap kedua bus diperiksa oleh teknisi dengan form yang sama saat bus keluar dari pul.
"Apabila bus tidak ada masalah atau kerusakan, maka bus diparkirkan. apabila ada kerusakan, maka bus dimasukkan ke posisi perbaikan (bengkel)," pungkasnya.
Setelah selesai pemeriksaan, pramudi menyerahkan surat perintah jalan kepada admin operasional. Apabila bus ada masalah atau kerusakan dan atau perlu pergantian spare part, maka teknisi akan melakukan koordinasi dengan APM.
(mhd)