KPK Diminta Usut Dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Cibinong

Rabu, 03 September 2014 - 06:00 WIB
KPK Diminta Usut Dugaan...
KPK Diminta Usut Dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Cibinong
A A A
BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk menyelidiki dugaan adanya korupsi dalam pembangunan Pasar Cibinong.

Desakan ini dilontarkan sejumlah elemen masyarakat seperti Aliansi Pergerakan Rakyat Bogor (APRB), Forum Mahasiswa Bogor (FMB) dan beberapa lembaga swadaya masyarakat lainnya.

Menurut Ketua FMB Rendi Mulyadi, KPK diminta mulai mengusut adanya dugaan korupsi di PD Pasar Tohaga terkait pembangunan Pasar Cibinong.

Karena institusi penegak hukum lainnya dinilai tidak serius menangi kasus korupsi di Kabupaten Bogor ini. Seharusnya, kata dia, kejari, kejati dan kepolisian pro aktif dalam mengusut adanya dugaan penyimpangan dalam pembangunan pasar tersebut.

Karena pembangunannya sarat masalah mulai dari molornya waktu pengerjaan hingga mahalnya harga kios yang harus dibayar.

Selain itu ukuran kios dan los yang ditawarkan pada saat awal pembangunan tidak sama ketika kios dan los selesai dibangun.

"Ini yang seharusnya menjadi catatan penting bagi aparat penegak hukum dalam mengusut kasus tersebut, " ungkap Rendi.

Rendi juga mengimbau pejabat Inspektorat dan DPRD Kabupaten Bogor yang baru dilantik turun tangan mengevaluasi pembangunan pasar tersebut sebelum pasar tersebut dioperasionalkan secara resmi.

Hal senada diungkapkan Ketua Aliansi Pergerakan Rakyat Bogor Ruhiyat Sujana. Menurut pria ini, KPK diminta turun tangan ke Kabupaten Bogor untuk mengusut kasus ini. Karena pihak kepolisian maupun kejaksaan dinilai lamban dalam menangani kasusnya.

"Seharusnya kejaksaan maupun kepolisian pro aktif memeriksa pejabat di PD Pasar Tohaga maupun pihak pengembang Pasar Cibinong agar kasusnya menjadi jelas, " kata Ruhiyat.

Ruhiyat juga mengancam akan menurunkan massa untuk berunjuk rasa jika kedua instansi ini tidak mau menyelidiki kasus ini.

Sementara Juru Bicara KPK Johan Budi ketika dihubungi mempersilahkan warga Bogor untuk melaporkan dan menyampaikan data mengenai kasus dugaan korupsi dalam pembangunan Pasar Cibinong.

"Tentunya datanya akan kita telaah dulu di bagian pengaduan masyarakat. Jika datanya cukup lengkap untuk diselidiki KPK akan segera ditindaklanjuti, " kata Johan kepada Sindonews.

Terpisah, baik Direktur Utama PD Pasar Tohaga, Cahya Vidiadi maupun Direktur Operasional PT Rimba Artha Pertiwi MH Ages, ketika dihubungi Sindonews lewat ponsel tidak menjawab begitu juga ketika di SMS.

Selain adanya dugaan korupsi tersebut pengembang Pasar Cibinong juga diduga menyerobot lahan PSDA Jawa Barat dan taman untuk dijadikan tempat parkir secara permanen di sisi barat pasar tersebut.
(sms)
Berita Terkait
Sentra Ikan Bulak Surabaya...
Sentra Ikan Bulak Surabaya Bakal Disulap Jadi Sentra Pengolahan Hasil Laut
Legislator Makassar...
Legislator Makassar Dorong Pemberdayaan Pasar Tradisional
Pj Wali Kota Makassar...
Pj Wali Kota Makassar Soroti Kondisi Pasar Tradisional
Biar Tak Ada Kerumunan...
Biar Tak Ada Kerumunan Baru, Pasar Tradisional Tetap Dibuka
Pemasangan Tiang Pancang...
Pemasangan Tiang Pancang Pembangunan Pasar Tempe Segera Dilakukan
Khofifah Dorong Pasar...
Khofifah Dorong Pasar Tradisional Terapkan Ganjil Genap
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
1 jam yang lalu
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
2 jam yang lalu
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
3 jam yang lalu
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
5 jam yang lalu
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
5 jam yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
6 jam yang lalu
Infografis
7 Fakta Pulau Pedofil...
7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved