Lerai Tawuran, Polisi Kena Panah

Rabu, 20 Agustus 2014 - 16:49 WIB
Lerai Tawuran, Polisi...
Lerai Tawuran, Polisi Kena Panah
A A A
MAKASSAR - Aksi tawuran di Kota Makassar semakin sulit dikendalikan. Dua kelompok yang kerap bertikai yakni pemuda Jalan Gotong Royong dan Jalan Muhammad Yamin kembali bentrok. Aiptu Andi Rontak yang bertugas di Polsek Makassar terluka kena panah di bagian lengan kanan. Selain itu, mobil patroli juga menjadi sasaran kelompok yang tawuran pada Rabu (20/8/2014) dini hari itu. Akibatnya, kaca depan mobil pecah.

Pertikaian antara kedua kelompok ini bermula saat kelompok pemuda Jalan Gotong Royong melakukan penyerangan terhadap kelompok warga Jalan Muhammad Yamin yang sedang nongkrong. Penyerangan menggunakan panah dan batu. Tak terima, kelompok pemuda Jalan Muhammad Yamin melakukan pembalasan.

Aparat kepolisian yang tiba di TKP kemudian melakukan penyisiran. Namun, sekelompok pemuda yang belum diketahui identitasnya melakukan pelemparan ke arah mobil hingga menyebabkan kaca depan pecah dan satu anggota polisi terkena panah. "Aparat Polsek Makassar, Aiptu Andi Rontak yang berada di dalam mobil pun lari menyelamatkan diri. Namun, nahas saat turun dari mobil patroli ia terkena busur di bagian lengannya," kata polisi yang bertugas.

Salah seorang warga Gotong Royong, Rahmat Daeng Tallasa (58), mengatakan aparat kepolisian sudah seharusnya membuat pos polisi untuk mengantisipasi terjadinya tawuran antarkedua kelompok yang sangat meresahkan masyarakat. "Rumah kami kadang terkena lemparan. Makanya kami meminta untuk pihak aparat untuk menjaga ketat daerah ini karena kejadiannya sudah berulang kali," ujarnya.

Sementara itu Kapolsek Panakkukang Kompol Tri Hambodo mengatakan, tawuran semalam sebenarnya tidak perlu terjadi. "Jadi, kami stand by semalam di sana. Cuma saya akui kalau kita kecolongan. Kami duduk di dekat Jalan Gotong Royong, tiba-tiba saja dari jarak 100 meter sudah terlihat ada yang saling lempar," jelasnya.

Terpisah, Kapolsek Makassar Kompol Emil Ristianto mengaku tidak bisa berbuat banyak. Sebab, sudah melakukan segala cara untuk meredam tawuran kedua kelompok itu. "Sudah didamaikan, semua cara sudah kami coba tapi kelompok ini memang yang keras kepala. Saya sampai bingung."
(zik)
Berita Terkait
Gagal Tawuran, Pelajar...
Gagal Tawuran, Pelajar Ini Mewek Saat Dijemput Orang Tuanya di Kantor Polisi
Razia Pelaku Tawuran...
Razia Pelaku Tawuran Pelajar di Serang, Polisi Amankan Celurit hingga Samurai
Ditangkap Polisi, 25...
Ditangkap Polisi, 25 Pelajar di Bekasi Berlutut Minta Maaf kepada Orang Tua
TNI-Polri Damaikan Dua...
TNI-Polri Damaikan Dua Kelompok yang Kerap Tawuran di Makassar
Antisipasi Tawuran Pelajar...
Antisipasi Tawuran Pelajar dengan Pendidikan Karakter di Sekolah
Atasi Tawuran, Pemprov...
Atasi Tawuran, Pemprov Jakarta Bakal Buka 500.000 Lapangan Kerja
Berita Terkini
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
20 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
2 jam yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
4 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
4 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
7 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
8 jam yang lalu
Infografis
Gara-gara Senggolan...
Gara-gara Senggolan Motor, Polisi Tembak Paskibra di Semarang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved