Meninggal di Korsel, TKI ini Belum Pernah Bertemu Anak Keduanya

Jum'at, 15 Agustus 2014 - 21:08 WIB
Meninggal di Korsel,...
Meninggal di Korsel, TKI ini Belum Pernah Bertemu Anak Keduanya
A A A
KENDAL - Kesedihan mendalam dirasakan Sutijah (33), setelah melihat jenazah suaminya, Bambang Sugiharto (42), dibawa ke pemakaman di Kelurahan Lagenharjo. Sebab, sudah satu tahun ini dirinya tak bisa menatap wajah suaminya secara langsung, lantaran menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Korea Selatan.

Sutijah, warga RT 5 RW 5, Kelurahan Ngilir, Kecamatan Kendal itu bahkan tidak pernah mengira suami tercintanya itu akhirnya meninggal dunia di Korea Selatan. Sebab, beberapa hari sebelumnya, Bambang merencanakan pulang ke kampung halaman untuk menemui buah hatinya, Adzriel Abiel Alfarizky, yang masih berusia sembilan bulan. Sejak kelahiran Adzriel, Bambang memang belum sama sekali bertemu dengan buah hatinya itu.

Bambang Sugiharto kembali berangkat ke Korea Selatan pada 8 Agustus 2013 silam, setelah tiga bulan sebelumnya dia menghabiskan waktu bersama keluarga di kampung halamannya lantaran kontraknya habis.

Beberapa hari sebelum meninggal, korban sempat mengabari berencana pulang tanggal 19 Agustus mendatang. Selain ingin bertemu anaknya itu, Bambang juga hendak melihat rumah yang dibeli istrinya di daerah Kendal Asri.

"Saat mengabari, Bambang juga mengaku kangen dengan teman-teman SMP-nya dan akan menghadiri reuni di SMPN 2 Kendal. Namun ternyata takdir berkata lain dan keinginannya belum kesampaian," ujar Sutijah, seusai prosesi pemakaman, Jumat (15/8/2014).

Dia mengisahkan, tidak ada firasat apa pun sebelum suaminya meninggal. Hanya saja, beberapa waktu yang lalu, Adzriel Abiel Alfarizky, tiba-tiba terjatuh dari tempat tidur dan menangis. Padahal, saat itu dirinya berada di dekat anaknya tersebut.

"Saya sedang membuka laptop di samping anak saya, tahu-tahu anak saya itu jatuh dari tempat tidur dan menagis," ungkapnya.

Arief Fitriyanto, kakak korban menambahkan bahwa Bambang meninggal saat liburan musim panas dan tengah berkumpul dengan rekan-rekannya sesama TKI asal Kendal pada 7 Agustus 2014. Korban yang juga Ketua Paguyuban Bahurekso ini, diketahui meninggal pagi harinya yakni sekitar pukul 05.10 (waktu Korea), setelah malam sebelumnya menyiapkan makan malam bagi teman-temannya di acara kumpul-kumpul.

"Sebelumnya, malam harinya, sempat kontak dan ngobrol dengan keluarga di Kendal. Menurut teman-temannya, Bambang kejang-kejang saat hendak Salat Subuh dan langsung dibawa temannya ke rumah sakit. Namun sampai di rumah sakit nyawanya tidak tertolong," katanya.

Pihak keluarga di Kendal sendiri baru menerima kabar resmi atau kepastian dari konjen RI di Korea Selatan pada Rabu (13/8). Keluarga almarhum mengaku ikhlas dengan meninggalnya Bambang. Bahkan, keluarga menolak untuk autopsi namun ternyata hal itu ditolak oleh pihak pemerintah Korsel.

Bambang meninggalkan dua anak yakni Aditya Gilang Pratama (17) dan Adzriel Abiel Reza Alfarizky (9 bulan).

Kabid Transmigrasi, Pelatihan, Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Kendal Supardi memastikan bahwa pihaknya akan membantu mengurusi asuransi dan sejumlah administrasi korban. "Kami akan membantu mengurus asuransi-asuransinya," tandasnya.
(zik)
Berita Terkait
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Jual TKI Jadi Budak...
Jual TKI Jadi Budak Kapal Ikan China, 7 Orang Dibekuk Polda Kepri
Tiba di Batubara, 122...
Tiba di Batubara, 122 TKI Langsung Dikarantina
Berita Terkini
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
1 jam yang lalu
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
9 jam yang lalu
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
9 jam yang lalu
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
10 jam yang lalu
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
10 jam yang lalu
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
10 jam yang lalu
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved