Transjakarta Targetkan Pengguna E-Ticketing Tembus 40%
Rabu, 13 Agustus 2014 - 12:56 WIB
Transjakarta Targetkan Pengguna E-Ticketing Tembus 40%
A
A
A
JAKARTA - Hingga akhir tahun ini, Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta menargetkan pengguna e-ticketing mencapai 40 persen. Sejak diberlakukan pada 11 Agustus lalu, pengguna e-ticketing sudah mengalami peningkatan menjadi 26%.
Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta Pargaulan Butar Butar mengatakan, sebelum April 2014 jumlah pengguna tiket elektronik baru 4%.
Itu disebabkan belum semua halte terdapat alat pembaca kartu karena masih minim. Begitu juga tempat top up atau penambahabn saldo tidak tersedia di semua koridor.
Lantas kebijakan tiket elektronik ini diterapkan secara tegas di beberapa halte utama.
"April lalu kita terapkan 13 halte utama yang tersebar di seluruh koridor. Hasilnya, pengguna tiket elektronik itu mencapai 26%," katanya kepada wartawan, Rabu (13/8/2014).
Kini kebijakan tiket elektronik dikembangkan lagi di seluruh halte sepanjang koridor I (Blok M-Kota) dan 11 halte utama di koridor lain. Penerapan ini ditargetkan jumlah pengguna tiket elektronik mencapai 40%.
"Kita lihat hasilnya akhir tahun ini. Kalau tercapai baru dikembangkan ke seluruh koridor dan tidak ada lagi penumpang tidak menggunakan tiket elektronik," tandas Pargaulan.
Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta Pargaulan Butar Butar mengatakan, sebelum April 2014 jumlah pengguna tiket elektronik baru 4%.
Itu disebabkan belum semua halte terdapat alat pembaca kartu karena masih minim. Begitu juga tempat top up atau penambahabn saldo tidak tersedia di semua koridor.
Lantas kebijakan tiket elektronik ini diterapkan secara tegas di beberapa halte utama.
"April lalu kita terapkan 13 halte utama yang tersebar di seluruh koridor. Hasilnya, pengguna tiket elektronik itu mencapai 26%," katanya kepada wartawan, Rabu (13/8/2014).
Kini kebijakan tiket elektronik dikembangkan lagi di seluruh halte sepanjang koridor I (Blok M-Kota) dan 11 halte utama di koridor lain. Penerapan ini ditargetkan jumlah pengguna tiket elektronik mencapai 40%.
"Kita lihat hasilnya akhir tahun ini. Kalau tercapai baru dikembangkan ke seluruh koridor dan tidak ada lagi penumpang tidak menggunakan tiket elektronik," tandas Pargaulan.
(ysw)