MK Tersendat, Polisi Siapkan Pengalihan Arus

Senin, 11 Agustus 2014 - 14:16 WIB
MK Tersendat, Polisi...
MK Tersendat, Polisi Siapkan Pengalihan Arus
A A A
JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) kembali gelar sidang lanjutan gugatan hasil Pipres 2014 yang diwarnai aksi unjuk rasa dari berbagai elemen. Sidang beragendakan pemberian keterangan 75 saksi, yakni masing-masing 25 saksi dari kubu pemohon Probowo-Hatta dan termohon KPU dan Jokowi-JK.

Unjuk rasa itu merupakan pendukung pasangan nomor urut satu Prabowo-Hatta. Akibat penyampaian aspirasi itu, arus lalu lintas (lalin) di sekitar Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat tersendat.

Kepala Bagian Operasional Dirlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, ruas jalan di depan gedung MK tersendat, kemungkinan akan diberlakukan pengalihan arus.

"Pengalihan arus sifatnya situasional. Apabila terjadi, maka arus yang datang dari arah MH Thamrin, lalu di Patung Kuda depan Gedung Indosat bisa dibelokkan ke kiri arah Budi Kemuliaan, Jalan Abdul Muis menuju Harmoni," katanya di Jakarta, Senin (11/8/2014).

Sedangkan jalur pilihan lain, lanjut Budiyanto, yakni bisa dari Patung Kuda diarahkan ke kanan, melalui Merdeka Selatan, Merdeka Timur, Jalan Perwira, Tugu Adipura, Jalan Veteran, kemudian menuju Harmoni.

Dia menegaskan, untuk arus dari arah Harmoni menuju Thamrin di depan Gedung MK, masih lancar. Bilapun massa akhirnya memadati ruas jalan tersebut, maka pengalihan dilakukan menuju Pasar Baru, Lapangan Banteng, Merdeka Timur, Tugu Tani, Kebon Sirih hingga menuju Thamrin.

Selain di Gedung MK, pengamanan personel kepolisian juga diturunkan di Kantor Kementerian Agama. Di sana, tengah berlangsung sidang dugaan pelanggaran kode etik oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

"Penjagaan juga ada di dewan kehormatan (DKPP) itu ada kurang lebih 400 personel," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto.

Adapun sidang di DKPP mengagendakan pemeriksaan substansi perkara oleh pihak pengadu, Prabowo-Hatta. Sidang ini merupakan sidang lanjutan dari sidang perdana yang digelar Jumat 8 Agustus.

Sementara, di Gedung MK, dimana tengah berlangsung sidang gugatan hasil Pilpres oleh pasangan Prabowo-Hatta, personel pengamanan yang diturunkan, sama seperti sidang-sidang sebelumnya. "Kekuatan dari kita 2.000 personel," ujarnya.

Kekuatan tersebut terbagi menjadi tiga lapis. Pertama, yaitu ring satu yang merupakan ruang sidang, ring dua hingga pagar gedung dan ring tiga yang merupakan arus lalu lintas.
(mhd)
Berita Terkait
Pererat Silaturahmi,...
Pererat Silaturahmi, Kapolres Sambangi STIT Pemalang
Menlu: PBB Mulai Lakukan...
Menlu: PBB Mulai Lakukan Pendataan Migran Rohingya di Aceh
Ratusan Warga Pidie...
Ratusan Warga Pidie Aceh Demo Tolak Pengungsi Rohingya
Pemerintah Diminta Waspadai...
Pemerintah Diminta Waspadai Sindikat Pengungsi Rohingya
Organisasi Rohingnya...
Organisasi Rohingnya Ungkapkan Terima Kasih Atas Penyelamatan Pengungsi di Aceh
24 Pengungsi Rohingya...
24 Pengungsi Rohingya Tenggelam di Malaysia
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
8 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
9 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
10 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
10 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
10 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
11 jam yang lalu
Infografis
MK Putuskan SD-SMP Negeri...
MK Putuskan SD-SMP Negeri dan Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved