Derita Korban Geng Motor di Cirebon

Kamis, 07 Agustus 2014 - 02:32 WIB
Derita Korban Geng Motor...
Derita Korban Geng Motor di Cirebon
A A A
CIREBON - IF (19), hanya bisa mengernyitkan alis sesekali, menahan ngilu yang dirasakannya. Memandangi ujung pergelangan tangan yang dibebat perban sedemikian rupa, dia mencoba tetap bekerja baik dengan mengoptimalkan tangannya yang lain.

Padahal, karyawan swasta asal Kabupaten Cirebon ini membutuhkan kedua tangannya untuk bekerja. Putra anggota polisi militer (PM) ini merupakan salah satu dari sekian banyak korban kesadisan kawanan orang yang diduga geng motor.

Perlakuan kejam yang diterimanya membuat alumni salah satu sekolah menengah kejuruan di Kabupaten Cirebon tersebut harus kehilangan saraf pada jari-jari tangan kirinya. Meski kejadian yang dialami IF berlangsung sekitar dua minggu lalu, akibat yang dirasakannya berlangsung hingga kini dan seterusnya.

"Malam takbiran Lebaran lalu saya sedang keliling bersama teman-teman dengan sepeda motor sekitar pukul 00.30 WIB. Saat hendak pulang dan melintas di Jalan Talun (Kabupaten Cirebon), dari arah belakang datang gerombolan bermotor," beber dia saat ditemui sejumlah media di tempat kerjanya, Rabu (6/8/2014).

Gerombolan yang diduga geng motor dengan jumlah puluhan orang itu menghampiri IF dan teman-temannya, kemudian sekonyong-konyong menyerang mereka. Sayang, saat teman-teman IF berhasil meloloskan diri dari ancaman geng motor, anak pertama dari tiga bersaudara itu justru terlambat menyelamatkan diri.

IF pun menjadi bulan-bulanan anggota geng motor. Salah satu orang sempat menebaskan pedang samurainya ke arah IF, namun ditangkisnya. Nahas, tangkisan pada bagian tajam pedang itu justru mengenai jari-jari IF yang terjatuh. Saat itulah, IF dipukuli menggunakan batu pada bagian telapak tangannya.

Kejadian itu menyebabkan IF mengalami luka parah. Saat gerombolan motor itu pergi, teman-teman IF pun berusaha menyelamatkannya sebelum kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

"Saya sempat dilarikan ke rumah sakit dan harus menjalani perawatan. Tiga jari di tangan kiri saya sarafnya putus, dokter menyarankan jari-jari saya harus diamputasi tapi saya tak mau dan masih ingin diobati dulu," kata dia.

IF mengaku sempat melihat seorang di antara anggota geng motor itu membawa senjata api. Meski terluka parah pada tangannya, IF sendiri tetap bekerja. Namun, dia terpaksa hanya mengandalkan tangan kanannya.

IF pun berharap kepolisian segera menahan para pelaku. Menurut dia, kekejaman geng motor sudah di luar batas mengingat tak lagi pandang bulu. Kondisi itu pun mencemaskan IF, juga masyarakat lainnya.
(zik)
Berita Terkait
Bak Ayam Sakit, Empat...
Bak Ayam Sakit, Empat Tersangka Anggota Geng Motor Tertunduk di Mapolres Bogor
Hadang dan Bakar Motor...
Hadang dan Bakar Motor Warga, Anggota Geng Motor di Deliserdang Ditangkap
3 Geng Motor yang Menggegerkan...
3 Geng Motor yang Menggegerkan Jabodetabek, Nomor Terakhir Slogannya Bikin Ngeri
Resahkan Warga, Polresta...
Resahkan Warga, Polresta Jambi Tangkap Pengangguran Anggota Geng Motor Lorong Jahit
39 Orang Kawanan Geng...
39 Orang Kawanan Geng Motor Ditangkap Saat Hendak Tawuran
Aksi Brutal Gengster...
Aksi Brutal Gengster di Bekasi, Satu ABG Tewas Dibacok
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
42 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved