Perahu Nelayan Tersapu Ombak, 1 Tewas

Rabu, 06 Agustus 2014 - 19:08 WIB
Perahu Nelayan Tersapu...
Perahu Nelayan Tersapu Ombak, 1 Tewas
A A A
PASURUAN - Tiupan angin yang berhembus kencang di Perairan Selat Madura membawa korban. Seorang nelayan asal Desa Pasinan, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Sonhaji, (50) tewas tenggelam setelah perahunya terbalik tersapu ombak. Sementara lima nelayan lainnya selamat dari amukan gelombang pasang.

Keterangan yang dihimpun menyebutkan, pada Selasa sore, enam orang nelayan asal Lekok berangkat melaut seperti yang dilakukan setiap hari.

Saat itu, tiupan angin dan ketinggian ombak cukup landai dan tidak ada tanda-tanda akan meningkat.

Namun pada saat para nelayan akan kembali pulang pada Rabu subuh (6/8/2014), angin tiba-tiba berhembus kencang yang membuat gelombang laut menjadi pasang.

"Perahu mereka terbalik diterjang gelombang pasang. Lima orang nelayan berhasil menyelamatkan diri, sedang seorang nelayan lainnya tenggelam," kata Kasat Polairud Pasuruan, AKP Harnoko.

Menurut AKP Harnoko, saat kejadian posisi perahu nelayan nahas tersebut berada di sekitar 5 mil dari Porong, Sidoarjo.

Petugas Polairud yang menerima laporan dari nelayan lainnya, segera mengevakuasi para korban.

Namun petugas yang menggunakan perahu speed boat kesulitan mengevakuasi korban, karena tingginya gelombang pasang.

Salim, salah seorang korban selamat mengungkapkan, sebelum kejadian, para nelayan ini secara bergantian menunaikan salat Subuh diatas perahu.

Beberapa saat kemudian, angin yang bertiup kencang menghempaskan perahu hingga terbalik. Enam orang nelayan inipun tercebur ke laut.

Sebelum ditemukan tewas tenggelam, korban Sonhaji sempat menyelamatkan dirinya agar mencari pegangan di perahu. Namun saat Sonhaji akan menyelamatkan diri, justu kembali terhempas gelombang setinggi 3 meter.

"Dia sempat menyelamatkan saya di tengah laut. Tapi setelah itu dia malah tenggelam," kata Salim.

Para nelayan ini baru mengetahui Sonhaji tewas, setelah ditolong perahu nelayan lain yang berada di sekitar tempat kejadian.

Korban baru ditemukan beberapa saat kemudian setelah tenggelam dan terombang-ambing diatas permukaan perairan.

AKP Harnoko mengingatkan, agar para nelayan waspada selama cuaca masih ekstrem disertai angin kencang dan ombak tinggi.

Apabila memaksakan diri untuk melaut hendaknya berada tidak terlalu jauh dari bibir pantai serta membawa peralatan keselamatan.
(sms)
Berita Terkait
Update Operasi Pencarian...
Update Operasi Pencarian Korban Kapal Tenggelam, 42 Orang Belum Ditemukan
Pencarian Korban Kapal...
Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Pontianak
KM Ladang Pertiwi yang...
KM Ladang Pertiwi yang Tenggelam Rupanya Berpenumpang 50 Orang
Tim DVI Polda Sulsel...
Tim DVI Polda Sulsel Identifikasi 1 Jenazah Korban KM Ladang Pertiwi
Bagaimana Menyelamatkan...
Bagaimana Menyelamatkan Kapal Selam Titan Jika Ditemukan? Begini Opsi yang Dilakukan
Tangis Pecah di Buton...
Tangis Pecah di Buton Tengah, 15 Korban Kapal Tenggelam Dimakamkan dalam 1 Liang
Berita Terkini
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
10 menit yang lalu
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
3 jam yang lalu
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
3 jam yang lalu
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
6 jam yang lalu
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
6 jam yang lalu
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
7 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Minggu 1 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved