Pengamanan di Gedung MK Dibuat Berlapis

Rabu, 06 Agustus 2014 - 10:13 WIB
Pengamanan di Gedung...
Pengamanan di Gedung MK Dibuat Berlapis
A A A
JAKARTA - Untuk memastikan pengamanan sidang sidang gugatan pemilihan presiden (Pilpres) berlangsung aman, polisi menerapkan pengamanan berlapis di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Polisi juga mengerahkan tiga unit mobil water canon di depan Gedung MK.

Berdasarkan pantauan dilapangan, pukul 07.50 WIB ribuan polisi melakukan apel kesiapan. Petugas berpakaian preman juga dilibatkan. Sebagian jalur di depan MK sudah ditutup, sedangkan jalur lainnya tetap dibuka agar masyarakat bisa melintas.

Selain itu 3 mobil water canon juga nampak diterjunkan dan garis kuning juga dipasangkan disekitar gedung MK.

"Pengamanan di gedung MK sendiri dibagi menjadi tiga ring. Jumlah personel yang diturunkan sebanyak 2.500 kepolisian, merupakan anggota, Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Pusat dan polsek seputar Jakpus," tegas Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Hendro Pandowo, Rabu (6/8/2014).

Sambung Hendro, pembagian tiga ring pengamanan di gedung MK dibagi mulai dari pintu luar gedung, kedua pintu masuk dalam MK, serta pintu di dalam ruang sidang.

Disetiap titik pintu tersebut pihak kepolisian akan memeriksa barang bawaan serta identitas bagi yang masuk gedung MK. Ini dilakukan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

"Di rencanakan sidang gugatan akan dimulai pada pukul 10.00 WIB," singkat Hendro.

Kini, massa dari kubu Prabowo dan Hatta mulai berdatangan dan langsung melakukan aksi orasi di gedung MK. Massa mengenakan kemeja putih dengan lambang garuda merah di dada sebelah kanan tiba di depan MK sekitar pukul 8.40 WIB. Mereka membawa bendera merah putih dan bendera bertuliskan Gardu Prabowo.

Beberapa pendukung juga tampak mengibarkan bendera Partai PAN dan Gerindra. Nampak pula, 3 mobil sound system juga telah tiba di depan gedung MK. Mereka memarkirkan kendaraannya di badan jalan. Polisi menutup separuh badan Jalan Medan Merdeka Barat menuju ke istana.
(ysw)
Berita Terkait
MK Tolak Seluruh Gugatan...
MK Tolak Seluruh Gugatan PHPU Pilpres Anies-Cak Imin
Memalukan Dialog Bupati...
Memalukan Dialog Bupati Pemalang dengan Wartawan Ricuh, Videonya Viral di Medsos
Sidang Vonis Jiwasraya...
Sidang Vonis Jiwasraya Ditutup, Nasabah WanaArtha Life Buat Kericuhan
Sempat Diwarnai Kericuhan,...
Sempat Diwarnai Kericuhan, Sidang Sengketa Tanah Pertanian di Tangerang Ditunda
Bahas Tatib, Sidang...
Bahas Tatib, Sidang Pleno Muktamar ke-34 NU Mulai Ricuh
Pembunuh Suaminya Hanya...
Pembunuh Suaminya Hanya Divonis 13 Tahun, Istri Korban Ngamuk di Ruang Sidang
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
3 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
4 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
4 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
10 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
11 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
13 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved