Diduga Lakukan Ritual, Dona Bunuh Bayi Majikannya

Selasa, 05 Agustus 2014 - 21:04 WIB
Diduga Lakukan Ritual,...
Diduga Lakukan Ritual, Dona Bunuh Bayi Majikannya
A A A
PEKANBARU - Tindakan Dona Yulia, pembantu rumah tangga yang nekad menculik dan membunuh bayi majikannya diduga sebagai ritual tumbal kepada Raja Buaya Penunggu Alam Muda di Riau.

Hal ini ditegaskan Saparudin, suami pelaku yang diperiksa di Mapolresta Pekanbaru Selasa (5/8). Menurut Saparudin, sudah dua pekan terakhir, dirinya tidak pernah bertemu istrinya semenjak pelaku bekerja di Pekanbaru sebagai pembatu.

Saparudin dengan gamblang menceritakan kelakuan istrinya yang memang sering bertindak aneh, sebab Dona seringkali keserupan saat masih tinggal bersama Saparudin.

“Waktu di Kampung di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir Riau, Dona sering kerasukan roh halus hingga dia tidak sadarkan diri. Dona pernah kerasukan roh halus yang menyatakan bahwa penunggu alam muda itu mau meminta dan menukar janin yang ada dikandungnya dengan uang Rp20 juta,” kata Saparudin Selasa (5/8).

Seperti diberitakan sebelumnya, Dona Yulia sengaja menculik dan selanjutnya membunuh bayi majikannya bernama Jeanetta Gracya Candrio yang masih berusia satu tahun empat bulan.

Jenazah bayi tersebut ditemukan terbungkus terpal plastik dengan kondisi luka tusuk dibagian perut. Polisi dari Resor Kota Pekanbaru masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mencari bukti-bukti pembunuhan sadis terhadap bayi malang tersebut.

Sayangnya sampai saat ini polisi belum berhasil menangkap pelaku, polisi masih terus melacak jejak Dona dengan menyebar identitas dan foto serta memintai keterangan dari keluarga dekat pelaku.

Bayi Jeanette dibawa kabur Dona Yulia yang baru bekerja selama tiga hari di rumah orang tua Jeannete di Jalan Lili, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, sepekan lalu.

Aksi pencurian ini terekam kamera cctv. Tapi setelah tiga hari berselang bayi Jeanette ditemukan sudah menjadi mayat terbungkus terpal plastik tak jauh dari rumahnya.

Menanggapi keterangan suami pelaku, pihak kepolisian tidak bersedia berkomentar banyak. Wakapolres Pekanbaru AKBP Putut mengatakan, pihanya belum bisa memastikan motif dan mengaitkan penculikan dan pembunuhan sadis ini dengan mistik.

“Pasalnya sampai saat ini pelaku belum tertangkap. Dari olah TKP jelas sekali kalau korban dibunuh oleh pelaku dengan pisau yang diambil dari dalam rumah majikannya,” kata AKBP Putut.

Sementara itu, pihak keluarga korban meminta kepolisian segera menangkap pelaku agar segera terkuak misteri kematian Jeannette.
(ilo)
Berita Terkait
Cece Siksa Anak Tiri...
Cece Siksa Anak Tiri Berusia 2 Tahun dengan Tongkat Alumunium dan Disundut Rokok
Anak Tewas Disiksa Ayah...
Anak Tewas Disiksa Ayah Tiri, Sang Ibu Stres Berat
Usai Membunuh Anak Tiri,...
Usai Membunuh Anak Tiri, Cece Ancam Habisi Nyawa Istri
Sejoli Pembuang Bayi...
Sejoli Pembuang Bayi Ajukan Penangguhan Penahanan
Sadis, Ibu Muda di Ende...
Sadis, Ibu Muda di Ende NTT Tega Gorok Leher Bayinya Sendiri hanya Gara-gara Masalah Ekonomi
Miris, Mayat Bayi di...
Miris, Mayat Bayi di Sungai Mojokerto Diduga Dibunuh Sebelum Dibuang
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
3 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
4 jam yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
11 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
13 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
13 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
13 jam yang lalu
Infografis
Klaim AS Hendak Bunuh...
Klaim AS Hendak Bunuh Putin Bisa Picu Perang Nuklir dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved