Kodam Cium Gerakan ISIS di Solo dan Tangerang

Selasa, 05 Agustus 2014 - 20:29 WIB
Kodam Cium Gerakan ISIS...
Kodam Cium Gerakan ISIS di Solo dan Tangerang
A A A
SEMARANG - Kodam IV/Diponegoro mewaspadai masuknya gerakan Islam militan atau Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Jawa Tengah (Jateng). Gerakan ini dinilai akan mengganggu keamanan wilayah Jateng.

Komandan Kodim (Dandim) 0733/BS Semarang Letkol Inf Mohammad Taufiq Zega menegaskan, gerakan ISIS di Jateng akan dikawal selama 24 jam nonstop. Hal itu untuk menjaga ketentraman masyarakat di Jateng.

Pihaknya juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pengaruh dan ancaman ISIS melalui koramil-koramil hingga babinsa. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat tidak ikut-ikutan dalam gerakan itu.

"Demi menciptakan kondisi yang stabil khususnya di wilayah Semarang, kita melakukan pemantauan selama 24 jam,” kata Letkol Inf Mohammad Taufiq Zega, kepada wartawan, di Makodim 0733/BS, Semarang, Selasa (5/8/2014).

Ditambahkan dia, pihaknya berharap masyarakat bisa bekerjasama dengan aparat baik TNI maupun Polri. Menurutnya, keberadaan ISIS tidak dibenarkan, karena itu dirinya menginstrusikan jajarannya untuk benar-benar melakukan antisipasi sejak dini.

Sementara itu, Kepala Penerangan Komando Daerah Militer Kodam (Kependam) IV/Diponegoro Letkol Arh Elphis Rudy menyatakan, keberadaan ISIS merupakan ancaman bagi semua umat beragama di Indonesia.

“Kami telah mendapatkan informasi dari Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), ada warga Solo dan Tangerang yang sudah berikrar mendukung ISIS,” sambung Letkol Arh Elphis Rudy.

Namun, mereka yang mendukung ISIS di Solo, belum sampai membentuk sebuah organisasi seperti di Suriah dan Irak. “Secara organisasi, di Solo memang belum ada, masih sebatas perorangan. Namun itu tetap perlu diwaspadai,” tegas dia.

Karena itu, Kapendam meminta kepada masyarakat ikut membantu aparat keamanan dengan melakukan pengawasan di lingkungan masing-masing. Jika menemukan adanya kelompok atau gerakan yang mencurigakan, segera melaporkan ke aparat TNI atau polisi.
(san)
Berita Terkait
Pasca Bom Bunuh Diri...
Pasca Bom Bunuh Diri ISIS-K, Pasukan Taliban Blokade Jalan di Kawasan Bandara Kabul
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
ISIS Tingkatkan Pertempuran...
ISIS Tingkatkan Pertempuran di Sinai, Rumah Warga Jadi Jebakan Bom
Simpatisan ISIS Serang...
Simpatisan ISIS Serang Desa di Nigeria, 59 Tewas
Serbu Penjara di Afghanistan,...
Serbu Penjara di Afghanistan, Anggota ISIS Bebaskan Ratusan Tahanan
ISIS Klaim Serangan...
ISIS Klaim Serangan Mortir di Kabul
Berita Terkini
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
3 menit yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
32 menit yang lalu
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
42 menit yang lalu
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
51 menit yang lalu
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
1 jam yang lalu
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
1 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved