Ahok Mau Jadikan Monas sebagai Medan Perang
Senin, 04 Agustus 2014 - 14:13 WIB
Ahok Mau Jadikan Monas sebagai Medan Perang
A
A
A
JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama nampaknya sudah geram dengan oknum TNI yang diduga ikut membekingi PKL. Untuk itu, Ahok sudah memerintahkan Satpol PP untuk jangan takut melakukan baku tembak jika memang ada perlawanan saat penertiban PKL.
"Sebetulnya itu banyak yang nyewa-nyewain saja. Ini ada oknum TNI terlibat sebetulnya saya kira. Makanya kita nangkap tapi malah orang kita yang ditangkap dianggap pengeroyokan," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (4/8/2014).
Menurut Ahok, Satuan Polisi Pamong Praja serba salah dalam menindak PKL liar di kawasan Monas.
"Jadi satpol pp tiap kali melakukan tindakan di Monas pasti dipanggil polisi dan di BAP sebagai pengeroyokan. Itu kan konyol," ujarnya.
Padahal, lanjut Ahok, saat ada anggota Satpol PP jadi korban pelemparan batu oleh PKL tidak pernah dibuat BAP.
Menurut Ahok, saat ini dirinya memerintahkan Satpol PP untuk siap untuk melakukan baku tembak jika memang ada perlawanan.
"Makanya saya bilang sama Satpol PP kita senjatai dengan senjata tajam saja sudah, kita siapkan pistol tajam saja sudah. Biar baku tembak saja di Monas. Supaya jelas siapa yang ditembak siapa yang menembak nanti. Jadi enggak ada lagi ancam mengancam seperti ini," tukasnya.
Menurut Ahok, dirinya akan terus menyelesaikan masalah PKL liar Monas ini sampai bersih dari PKL.
"Kalau yang dihadapi adalah lawan dengan senjata tajam maka yang digunakan juga senjata tajam. Supaya jelas kita selesaikan masalah Monas ini. Mau berapa tahun? Di depan istana saja baku tembak kalau perlu jika memang ada oknum yang bermain, supaya jelas," ketusnya.
"Sebetulnya itu banyak yang nyewa-nyewain saja. Ini ada oknum TNI terlibat sebetulnya saya kira. Makanya kita nangkap tapi malah orang kita yang ditangkap dianggap pengeroyokan," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (4/8/2014).
Menurut Ahok, Satuan Polisi Pamong Praja serba salah dalam menindak PKL liar di kawasan Monas.
"Jadi satpol pp tiap kali melakukan tindakan di Monas pasti dipanggil polisi dan di BAP sebagai pengeroyokan. Itu kan konyol," ujarnya.
Padahal, lanjut Ahok, saat ada anggota Satpol PP jadi korban pelemparan batu oleh PKL tidak pernah dibuat BAP.
Menurut Ahok, saat ini dirinya memerintahkan Satpol PP untuk siap untuk melakukan baku tembak jika memang ada perlawanan.
"Makanya saya bilang sama Satpol PP kita senjatai dengan senjata tajam saja sudah, kita siapkan pistol tajam saja sudah. Biar baku tembak saja di Monas. Supaya jelas siapa yang ditembak siapa yang menembak nanti. Jadi enggak ada lagi ancam mengancam seperti ini," tukasnya.
Menurut Ahok, dirinya akan terus menyelesaikan masalah PKL liar Monas ini sampai bersih dari PKL.
"Kalau yang dihadapi adalah lawan dengan senjata tajam maka yang digunakan juga senjata tajam. Supaya jelas kita selesaikan masalah Monas ini. Mau berapa tahun? Di depan istana saja baku tembak kalau perlu jika memang ada oknum yang bermain, supaya jelas," ketusnya.
(ysw)