Diduga Depresi, Ibu Telantarkan Anaknya

Jum'at, 01 Agustus 2014 - 17:11 WIB
Diduga Depresi, Ibu...
Diduga Depresi, Ibu Telantarkan Anaknya
A A A
KENDAL - Muhammad Jumain, bocah berusia dua tahun akhirnya dijemput oleh anggota keluarganya setelah ditelantarkan oleh ibunya di Pasar Weleri, beberapa waktu lalu. Bocah asal Dukuh Duren Desa Jatirejo RT 04 RW 01 Kecamatan Ngampel ini sempat diamankan di Mapolsek Weleri dan dirawat di panti asuhan sejak Selasa lalu.

Kapolsek Weleri AKP Haryo Deco Dewo mengatakan, Muhammad Jumain dijemput pamannya, Ismun. Keberadaan bocah ini diketahui keluarganya setelah melihat pemberitaan di media dan jejaring sosial beberapa hari terakhir. Saksi dalam penyerahan anak telantar ini adalah Solikin, kepala Desa Jatirejo serta pengurus Balai Rehabilitasi II Pamardi Siwi. "Dari keterangan pamannya, bocah ini merupakan anak dari Sri Lestari, yang saat ini tidak diketahui keberadaanya," ujarnya, Jumat (1/8/2014).

Sejak setahun silam, lanjut Deco, Muhammad Jumain diasuh Rofiatun, warga Kelurahan Karangsari, Kota Kendal. Hal itu lantaran ibunya tidak mampu membiayai hidupnya dalam kondisi ekonomi yang sulit. "Anak tersebut dititipkan untuk diasuh oleh Rofiatun sekitar setahun silam. Karena alasan ekonomi, ibunya, Sri Lestari tidak sanggup menghidupi anaknya," jelas Deco.

Rofiatun adalah teman Sri Lestari yang berdagang ikan di Pasar Kendal. Pada tanggal 26 Juli 2014, Muhammad Jumain diambil oleh Sri Lestari karena ibunya kangen. Hingga kemudian Muhammad Jumain ditemukan telantar di Pasar Weleri dan ditemukan warga, kemudian dilaporkan ke polisi pada tanggal 29 Juli 2014. "Waktu itu Muhammad Jumain diambil ibunya karena kangen dan ingin dizakati sebelum Lebaran," jelasnya.

Dia menambahkan, Sri Lestari nekat menelantarkan anaknya sendiri diduga mengalami depresi karena faktor ekonomi. Sedangkan ayah dari anak tersebut sudah diketahui meninggalkan rumah sejak Muhammad Jumain lahir.

Sementara itu, paman Jumain, Ismun mengaku kaget setelah melihat pemberitaan soal bocah telantar di Pasar Weleri. "Saya tahu dari media dan internet. Saya kaget karena itu keponakan saya," tandasnya.

Sebelumnya, seorang bocah berusia dua tahun berjenis kelamin laki-laki ditemukan telantar di Pasar Weleri, Selasa (29/7/2014) siang. Oleh warga, bocah yang kemudian mengaku bernama Abi ini diserahkan ke pos polisi dan dibawa ke Mapolsek Weleri. Setelah beberapa jam, bocah tersebut kemudian dirawat di Panti Asuhan Pamardi Siwi Desa Penyangkringan Weleri.
(zik)
Berita Terkait
KPPB Ajak Masyarakat...
KPPB Ajak Masyarakat Tolak Aksi Kekerasan Terhadap Perempuan
Survei Kemen PPPA: Jumlah...
Survei Kemen PPPA: Jumlah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Menurun
Ketua RPA Perindo: Jangan...
Ketua RPA Perindo: Jangan Sungkan Lapor, Pendampingan Kami Gratis!
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Serius Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
Kampanye 16 Hari Anti...
Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Pemkot Depok Minta Warga...
Pemkot Depok Minta Warga Tak Takut Laporkan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak via Hotline
Berita Terkini
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
6 menit yang lalu
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
37 menit yang lalu
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
9 jam yang lalu
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
9 jam yang lalu
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
10 jam yang lalu
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
10 jam yang lalu
Infografis
Profil Brigitte: Ibu...
Profil Brigitte: Ibu Negara Prancis yang Tampar Presiden Macron
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved