Polres Sukabumi Antisipasi Jalur Wisata Pelabuhanratu

Senin, 28 Juli 2014 - 17:15 WIB
Polres Sukabumi Antisipasi...
Polres Sukabumi Antisipasi Jalur Wisata Pelabuhanratu
A A A
PELABUHANRATU - Arus mudik dan arus balik musim lebaran selalu menjadi perhatian khusus bagi setiap aparat kepolisian, tapi tidak bagi jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi. Mereka lebih mewaspadai situasi lalu lintas di arus wisata.

Betapa tidak, pascalebaran wilayah Kabupaten Sukabumi kerap dijadikan sebagai tempat tujuan bagi masyarakat luar daerah untuk berwisata, terutama kawasan pesisir laut Pelabuhanratu.

Hampir setiap tahunnya, perlintasan yang menuju obyek wisata tersebut kerap di dera kemacetan arus lalu lintas kendaraan pengangkut wisatawan.

"Penjagaan atau pengaturan lalu lintas di arus mudik maupun arus balik tidak terlampau ketat. Sebab perlintasan Sukabumi bukanlah jalur utama, melainkan alternatif saja setelah jalur Puncak, Bogor. Namun hal yang kami selalu waspadai adalah lonjakan kendaraan di arus wisata. Situasi tersebut biasanya terjadi mulai H+1 lebaran," tutur Kasat Lantas Sukabumi, AKP S Ridwan.

Memasuki arus wisata nanti, seluruh personil yang disiagakan di sepanjang perlintasan pada arus mudik lalu, akan dialihkan penjagaannya di setiap lintasan menuju obyek wisata laut Pelabuhanratu, yakni jalan raya Cibadak-Pelabuhanratu dan jalan raya Cikidang.

Hanya saja untuk perlintasan Cikidang itu hanya diperuntukan bagi kendaraan yang kondisi fisik dan mesinya sangat layak serta tidak berpenumpang melebihi kapasitas.

"Jumlah personel yang akan disiagakan pada arus wisata nanti mencapai lebih dari 100 orang. Jumlah itu diperkuat dengan personel kepolisian dari Polres Kota Sukabumi dan Polda Jabar," paparnya.

Ridwan mengakui, terdapat lebih dari empat titik rawan kemacetan kendaraan di arus wisata, meliputi lintasan Pamuruyan, persimpangan Jalan Cibadak-Pelabuhanratu, Jalan Raya Warukiara dan Jalan Raya Cikembar.

Sementara itu arus lalu lintas di hari lebaran, Senin (28/7/2014), hingga pukul 12.00 WIB situasinya padat merayap, bahkan kemacetan sempat terjadi selama dua jam.

Hasil pantauan menunjukan, kemacetan terjadi di Jalan Raya Selakopi. Kesemrawutan arus lalu lintas mulai terurai di Jalan masuk Lingkar Selatan yg berada di perlintasan Cibolang.

"Saya harus terjebak kemacetan sampai dua jam," ujar Eti, salah seorang penumpang angkutan kota.
(sms)
Berita Terkait
7 Tempat Wisata Dingin...
7 Tempat Wisata Dingin di Indonesia, Suhunya Tembus 0 Derajat Celsius
9 Rekomendasi Tempat...
9 Rekomendasi Tempat Wisata di Selangor, Malaysia
10 Rekomendasi Tempat...
10 Rekomendasi Tempat Wisata Sejuk Dekat Jakarta untuk Healing di Akhir Pekan
5 Tempat Wisata Dingin...
5 Tempat Wisata Dingin di Karanganyar, Nyaman dan Bikin Betah
7 Tempat Wisata Unik...
7 Tempat Wisata Unik di Pacitan, Ada yang Mirip Hutan Amazon Brasil
7 Tempat Wisata Sejarah...
7 Tempat Wisata Sejarah di Malang, Menelusuri Jejak Masa Lalu
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
4 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
4 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
5 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
5 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
7 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
8 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved