Identivikasi Korban, Polri Kirim Tim DVI ke Ukraina
Senin, 21 Juli 2014 - 13:16 WIB
Identivikasi Korban, Polri Kirim Tim DVI ke Ukraina
A
A
A
JAKARTA - Mabes Polri akan mengirimkan tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk membantu Malaysia dalam mengidentifikasi korban pesawat Malaysia Airline MH17 yang merupakan warga negara Indonesia.
Kapolri Jendral Sutarman mengatakan, pihanya menyiapkan tujuh personel dari DVI yang akan tergabung nanti dengan Kementerian Luar Negeri untuk membantu Malaysia guna mengidentifikasi korban.
Kapolri menegaskan, DVI Polri memiliki kemampuan dalam mengidentifikasi jenazah korban kecelakaan pesawat, tim DVI Polri juga sudah terlatih dan teruji keahliannya.
"Karena kita punya pengalaman dan diakui di dunia untuk identifikasi korban. Kita punya pengalaman Sukhoi, saya kira mirip untuk korban yang jatuh dari langit," tegasnya di Mapolda Metro Jaya, Senin (21/7/2014).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, tim DVI Polda Metro Jaya dan Polri sendiri telah mengumpulkan data antemorthem 12 korban WNI. pengambilan data tersebut dilakukan selama dua hari yaitu tanggal 18 dan 19 Juli.
Dari 12 korban ada delapan orang yang telah diambil datanya yaitu di wilayah Jakarta dan Tangerang. Mereka adalah:
1.Yodricunda Theistiasih Titihalawa (33) alamat ibunya di Gading serpong Tangerang.
2.Yelena Clarice Huizen (2), anak Yodricund, alamat ibu dan nenek korban di Gading serpong.
3.Gerda Leliana Lahenda (82) alamat anak kandung nya di Pondok Indah, Jaksel.
4.Ninik (54), alamat kakak kandungnya di Benhil, Jakpus.
5.Shaka Panduwinata, alamat ayah kandungnya di Lebak Bulus, Jaksel.
6.Miguel Panduwinata, alamat ayah kandungnya di Lebak Bulus, Jaksel.
7.Vickyline, alamat saudara kandung di Cipete, Jaksel.
8.Adinda Larasati Putri (9), anaknya Vickyline alamat saudaranya Cipete, Jaksel.
Kapolri Jendral Sutarman mengatakan, pihanya menyiapkan tujuh personel dari DVI yang akan tergabung nanti dengan Kementerian Luar Negeri untuk membantu Malaysia guna mengidentifikasi korban.
Kapolri menegaskan, DVI Polri memiliki kemampuan dalam mengidentifikasi jenazah korban kecelakaan pesawat, tim DVI Polri juga sudah terlatih dan teruji keahliannya.
"Karena kita punya pengalaman dan diakui di dunia untuk identifikasi korban. Kita punya pengalaman Sukhoi, saya kira mirip untuk korban yang jatuh dari langit," tegasnya di Mapolda Metro Jaya, Senin (21/7/2014).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, tim DVI Polda Metro Jaya dan Polri sendiri telah mengumpulkan data antemorthem 12 korban WNI. pengambilan data tersebut dilakukan selama dua hari yaitu tanggal 18 dan 19 Juli.
Dari 12 korban ada delapan orang yang telah diambil datanya yaitu di wilayah Jakarta dan Tangerang. Mereka adalah:
1.Yodricunda Theistiasih Titihalawa (33) alamat ibunya di Gading serpong Tangerang.
2.Yelena Clarice Huizen (2), anak Yodricund, alamat ibu dan nenek korban di Gading serpong.
3.Gerda Leliana Lahenda (82) alamat anak kandung nya di Pondok Indah, Jaksel.
4.Ninik (54), alamat kakak kandungnya di Benhil, Jakpus.
5.Shaka Panduwinata, alamat ayah kandungnya di Lebak Bulus, Jaksel.
6.Miguel Panduwinata, alamat ayah kandungnya di Lebak Bulus, Jaksel.
7.Vickyline, alamat saudara kandung di Cipete, Jaksel.
8.Adinda Larasati Putri (9), anaknya Vickyline alamat saudaranya Cipete, Jaksel.
(ysw)