3 Siswi MTs Al Huda Tewas Tertabrak Kereta

Senin, 14 Juli 2014 - 19:11 WIB
3 Siswi MTs Al Huda...
3 Siswi MTs Al Huda Tewas Tertabrak Kereta
A A A
SEMARANG - Tiga siswi Madrasah Tsanawiyah (Mts) Al Huda Genuk Semarang, tewas disambar kereta api, di perlintasan tanpa palang pintu, di daerah Bangetayu Wetan, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, atau lima kilometer dari Stasiun Alastuo Semarang.

Ketiga korban adalah Elita Nugroho Dewi (15), warga Tlogomulyo, Rt1/4, Vita Puspitasari (15), warga Penggaron Lor, Rt5/4, dan Vina Zakiah (15), warga Sembung Harjo, Kecamatan Genuk. Ketiganya tewas seketika setelah terpental sejauh 20 meter akibat tertabrak kereta api.

Menurut saksi mata kejadian Rokhim (50), warga setempat mengatakan, peristiwa itu terjadi pukul 15.00 WIB. Saat itu, dia melihat ketiga bocah itu menyebrangi rel dengan menaiki sepeda motor Mio bernopol H 2290 GS dari arah selatan.

"Mereka berboncengan bertiga, saya lihat pas mau nyebrang. Tiba-tiba ada kereta dari arah barat melaju kencang. Dan tiba-tiba brak! Saya dengar suara tabrakan keras. Saya lihat motor serta ketiga bocah itu terpental," ujarnya, di lokasi kejadian, Senin (14/7/2014).

Melihat kejadian itu, dirinya bersama warga langsung berteriak. Kemudian, mereka berlari ke lokasi untuk memberikan pertolongan. "Tapi kondisi ketiga korban sudah mengenaskan dan luka parah. Ketiganya tewas seketika di lokasi kejadian," imbuhnya.

Menurutnya, lokasi tersebut seringkali terjadi kecelakaan. Sebab, perlintasan itu tidak berpalang pintu. "Ada rambu, tapi sudah tidak berfungsi. Sirenenya juga sudah mati. Memang sering terjadi kecelakaan di sini. Tadi pagi saja hampir ada orang yang tertabrak kereta," pungkasnya.

Kejadian itu langsung membuat warga berdatangan. Tidak berapa lama, warga telah mengerumuni jenazah. Satu jenazah telah dibawa pulang oleh keluarga, sementara dua jenazah lainnya masih berada di tepi rel kereta api.

Sementara itu, Humas PT KAI Daop IV Semarang Suprapto saat dikonfirmasi mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi di KM 8+600 antara stasiun Alastuwo dan Brumbung.

"Itu perlintasan tanpa palang pintu yang tidak dijaga. Kereta yang menabrak adalah kereta Argo Anggrek dari Jakarta ke Surabaya," jelasnya.

Lebih lanjut, Suprapto mengatakan, tidak ada gangguan terhadap perjalanan kereta api akibat musibah itu. Pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap kecelakaan.

"Sebenarnya di situ sudah ada rambu tanda hati-hati. Kami harap kejadian ini dapat menjadi pelajaran kepada masyarakat agar lebih hati-hati lagi jika melintas di perlintasan kereta api, khususnya yang tidak berpenjaga," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Pemotor Tewas Tertabrak...
Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Api di Kemayoran
Tertabrak Kereta, Tubuh...
Tertabrak Kereta, Tubuh Perempuan Ini Tercecer di Rel
2 Pemotor Tewas Tertabrak...
2 Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Api di Cikarang
Pengendara Motor Tewas...
Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta Api di Nganjuk
Tewas Tertabrak Kereta,...
Tewas Tertabrak Kereta, Jasad Wanita Tanpa Identitas Mengenaskan
Pria Asal Pademangan...
Pria Asal Pademangan Tertabrak Kereta, Kondisi Tubuh Mengenaskan
Berita Terkini
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
32 menit yang lalu
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
36 menit yang lalu
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
1 jam yang lalu
87 Warga Aceh Tamiang...
87 Warga Aceh Tamiang Dapat Layanan Dokter Spesialis Gratis dalam Milad ke-24 BSMI
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Setinggi 1.000 Meter, Waspada Hujan Abu
2 jam yang lalu
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
3 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved