Ramadan, Tawuran Marak di Makassar

Jum'at, 04 Juli 2014 - 16:07 WIB
Ramadan, Tawuran Marak...
Ramadan, Tawuran Marak di Makassar
A A A
MAKASSAR - Aksi tawuran di bulan Ramadan marak terjadi di sejumlah titik di Kota Makassar. Dua peristiwa perang kelompok terjadi usai salat tarawih di Kecamatan Panakukkang dan Kecamatan Mariso.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, bentrok terjadi di Kecamatan Panakukkang, antara warga Jalan Gotong Royong, Kelurahan Tamamaung, dengan warga Kelurahan Bara Barayya.

Warga Jalan Gotong Royong secara tiba-tiba diserang oleh sekelompok anak di bawah umur yang belum diketahui identitasnya. Serangan itu menggunakan bom molotov, batu, serta bambu.

Saksi mata Said mengatakan, aksi penyerangan terjadi tadi malam. Dirinya sempat menengahi warga Jalan Gotong Royong agar tidak membalas serangan itu. Namun warga terlanjur emosi dan balik melakukan serangan.

"Anak-anak membalas penyerangan itu dan kelompok menyerang akhirnya mundur," ujar Said, kepada wartawan, Jumat (4/7/2014).

Pihaknya kemudian melapor ke polisi dan langsung menerjunkan personelnya ke lokasi bentrokan. Dari lokasi kejadian, petugas berhasil menemukan sejumlah botol yan digunakan untuk bom molotov.

"Peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa dan materil. Anggota melakukan penjagaan di lokasi hingga pukul 03.00 WITA. Sampai saat ini belum ada laporan resmi," kata Kompol Trihambodo Kapolsekta Panakukkang.

Di tempat terpisah, aksi tawuran juga terjadi di Jalan Cendrawasih (depan Bank BNI Cabang Matoangin) yang melibatkan gabungan kelompok pemuda Asrama Mattoangin, Wipayana, Anoa dan Armed, dengan anak Lorong 7 menggunakan batu dan busur.

Informasi yang diperoleh, tawuran berawal dari kelompok pemuda asrama Mattoangin yang mendatangi anak lorong 7 dan langsung melempar dengan menggunakan batu dan petasan, kemudian kelompok anak Lorong 7 membalasnya dengan batu dan busur.

Bentrok dua kelompok pemuda ini diduga dipicu dendam lama. Tidak lama setelah bentrok terjadi, anggota Koramil Mariso tiba dan menangkap dua pelaku tawuran yang masih di bawah umur, yakni Akbar (16) dan Gufran (15).

Dari tangan kedua bocah itu, diamankan enam busur yang digunakan untuk menyerang. Atas kejadian itu, dua pintu kaca ATM BNI Cabang Mattoangin pecah.

Sementara itu, Krimonolog Hery Tahir mengatakan, aksi tawuran yang terjadi setiap tahunnya itu seharusnya bisa dicegah. Polisi bisa melakukan identifikasi titik kerawanan, seperti di Jalan Veteran dan sejumlah lokasi lainnya.

"Sebaiknya polisi melakukan dan meningkatkan patroli di wilayah masing masing yang kategori rawan. Jangan ketika sudah terjadi dan ada korban baru ke lokasi," ujar pengamat dari UNM ini.
(san)
Berita Terkait
Gagal Tawuran, Pelajar...
Gagal Tawuran, Pelajar Ini Mewek Saat Dijemput Orang Tuanya di Kantor Polisi
Razia Pelaku Tawuran...
Razia Pelaku Tawuran Pelajar di Serang, Polisi Amankan Celurit hingga Samurai
Ditangkap Polisi, 25...
Ditangkap Polisi, 25 Pelajar di Bekasi Berlutut Minta Maaf kepada Orang Tua
TNI-Polri Damaikan Dua...
TNI-Polri Damaikan Dua Kelompok yang Kerap Tawuran di Makassar
Antisipasi Tawuran Pelajar...
Antisipasi Tawuran Pelajar dengan Pendidikan Karakter di Sekolah
Atasi Tawuran, Pemprov...
Atasi Tawuran, Pemprov Jakarta Bakal Buka 500.000 Lapangan Kerja
Berita Terkini
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
11 menit yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
39 menit yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
45 menit yang lalu
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
1 jam yang lalu
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
2 jam yang lalu
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved