Depok akan Naikan Pembayaran Jamkesda 15%

Kamis, 03 Juli 2014 - 14:31 WIB
Depok akan Naikan Pembayaran...
Depok akan Naikan Pembayaran Jamkesda 15%
A A A
DEPOK - Walaupun program Jaminan Kesehatan nasional (JKN) sudah dilaksanakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), namun untuk Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) belum bisa disatukan.

Salah satunya di Depok, Jawa Barat. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok merencanakan tahun 2015 baru bisa program Jamkesda dileburkan menjadi satu dengan BPJS. Pasalnya, kerja sama rumah sakit swasta di Depok dengan BPJS belum tercapai. Sampai sejauh ini baru Lima rumah sakit yang sepakat terkait aturan main BPJS.

Karena itu, Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) Cabang Kota Depok melakukan audiensi dengan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail di Balai Kota Depok.

ARSSI berkonsultasi kepada wali kota terutama terkait pelayanan BPJS, dan Jamkesda di rumah sakit swasta di Depok. Beberapa hal, hambatan, dan masalah pada pelayanan kesehatan dengan BPJS dan Jamkesda diungkapkan pihak ARSSI.

Termasuk, pengaruh UMK yang setiap tahunnya naik, dan menyebabkan peningkatan biaya operasional RS juga semakin meningkat. ARSSI meminta kepada Pemda untuk mempertimbangkan, dan menaikan tarif Pelayanan Jamkesda pada RS swasta di Kota Depok. Sehingga pembayaran tarif Jamkesda meningkat, dan RS tidak merugi.

"Rencananya Pemerintah Kota Depok akan menaikkan pembayaran pelayanan Jamkesda sekitar 10-15 persen. Namun hal ini, sedang dalam proses," Kara Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Lies Karmawati, Kamis (3/7/2014).

Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail menyetujui hal tersebut. Dia mengatakan, RS swasta hendaknya jangan sampai membedakan pelayanan pasien umum atau pasien dengan Jamkesda.

"Semua sedang dalam proses, semoga dapat berjalan dengan lancar dan dapat segera terlaksana. Hal ini semata-mata agar, kerja sama dengan rumah sakit swasta dalam melayani masyarakat terus terjalin, agar masyarakat Kota Depok dapat pelayanan kesehatan yang baik, dan tidak dibeda-bedakan," tuturnya.
(mhd)
Berita Terkait
Pengamat Nilai Overtreatment...
Pengamat Nilai Overtreatment Layanan Kesehatan Perlu Dibenahi
Layanan Kesehatan Homecare...
Layanan Kesehatan Homecare Lorong ke Lorong
Tim Perahu Sehat Pulau...
Tim Perahu Sehat Pulau Bahagia Hadirkan Layanan Kesehatan ke Pulau-Pulau Terpencil
Panggil Dokter ke Rumah...
Panggil Dokter ke Rumah Bisa Jadi Solusi Kesehatan Keluarga
RS Siloam Putera Bahagia...
RS Siloam Putera Bahagia Cirebon Resmikan Executive Clinic dan Tambah Ruang Rawat Inap VIP
Kolaborasi Privy dan...
Kolaborasi Privy dan ARSSI Tingkatkan Efisiensi Layanan Kesehatan Swasta di Indonesia
Berita Terkini
Ratusan Petani Tembakau...
Ratusan Petani Tembakau Demo, Peringatkan Ancaman PP 28/2024 terhadap Jutaan Pekerja IHT
11 menit yang lalu
P2RPTI Jateng Perkuat...
P2RPTI Jateng Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal dan Sejahterakan Petani Tembakau
19 menit yang lalu
Pramono Yakin Obligasi...
Pramono Yakin Obligasi Daerah Tak Akan Bebani Gubernur Selanjutnya
25 menit yang lalu
Bea Cukai dan BAIS TNI...
Bea Cukai dan BAIS TNI Gagalkan Peredaran Miras Berpita Cukai Palsu Senilai Rp12,55 Miliar di Bali
40 menit yang lalu
Kapolda Metro Jaya Pimpin...
Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab 22 Pejabat Utama dan Kapolres, Ini Daftarnya
1 jam yang lalu
Kementerian Hukum Serahkan...
Kementerian Hukum Serahkan SK Penegasan WNI kepada 7 Warga Keturunan Filipina di Bitung
1 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved