Tega, Bayi Perempuan Dibuang di Pinggir Jalan
Kamis, 03 Juli 2014 - 13:00 WIB
Tega, Bayi Perempuan Dibuang di Pinggir Jalan
A
A
A
JOMBANG - Seorang ibu tega membuang bayi yang masih berusia satu minggu, di sebuah warung kosong, di tepi jalan, lalu pergi. Beruntung bayi tersebut ditemukan warga yang langsung memberinya pertolongan.
Bayi berjenis kelamin perempuan ini ditemukan oleh Eko Sirmaji (40), warga Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (3/7/2014) pagi.
Setelah diperiksakan ke bidan desa, bayi ini langsung dibawa Eko pulang ke rumahnya, untuk dirawat sementara oleh istrinya. Eko mengaku, menemukan bayi ini secara tidak sengaja setelah salat subuh.
Di tengah jalan Eko dihentikan oleh anak-anak kecil yang sedang jalan-jalan pagi. Anak-anak tersebut memberitahu kepadanya bahwa ada bayi di atas meja warung penjual es yang kosong.
Spontan, Eko langsung turun dari motornya dan melarikan bayi malang ini ke bidan desa setempat. Eko mengaku tidak tahu menahu siapa orangtua yang tega membuang bayi malang ini.
Sebab warung es tempat bayi ini dibuang lokasinya berada di tepi jalan raya yang biasa dilalui banyak orang. Dia menduga, pelakunya bukan orang Desa Bulurejo.
Pelaku diduga membuang bayinya pada saat jam makan sahur atau dinihari, saat jalanan masih sepi. Pelaku diduga tega membuang bayinya untuk menutupi aib akibat perbuatan mesumnya.
Untuk sementara, Eko mengaku akan merawat bayi tersebut hingga ada keluarganya yang datang menjemput atau sampai polisi berhasil mengungkap siapa orangtua yang tega membuang bayinya.
Bayi berjenis kelamin perempuan ini ditemukan oleh Eko Sirmaji (40), warga Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (3/7/2014) pagi.
Setelah diperiksakan ke bidan desa, bayi ini langsung dibawa Eko pulang ke rumahnya, untuk dirawat sementara oleh istrinya. Eko mengaku, menemukan bayi ini secara tidak sengaja setelah salat subuh.
Di tengah jalan Eko dihentikan oleh anak-anak kecil yang sedang jalan-jalan pagi. Anak-anak tersebut memberitahu kepadanya bahwa ada bayi di atas meja warung penjual es yang kosong.
Spontan, Eko langsung turun dari motornya dan melarikan bayi malang ini ke bidan desa setempat. Eko mengaku tidak tahu menahu siapa orangtua yang tega membuang bayi malang ini.
Sebab warung es tempat bayi ini dibuang lokasinya berada di tepi jalan raya yang biasa dilalui banyak orang. Dia menduga, pelakunya bukan orang Desa Bulurejo.
Pelaku diduga membuang bayinya pada saat jam makan sahur atau dinihari, saat jalanan masih sepi. Pelaku diduga tega membuang bayinya untuk menutupi aib akibat perbuatan mesumnya.
Untuk sementara, Eko mengaku akan merawat bayi tersebut hingga ada keluarganya yang datang menjemput atau sampai polisi berhasil mengungkap siapa orangtua yang tega membuang bayinya.
(san)