Negeri Atas Angin, Menabur Pupur Setiap Malam

Senin, 30 Juni 2014 - 21:11 WIB
Negeri Atas Angin, Menabur...
Negeri Atas Angin, Menabur Pupur Setiap Malam
A A A
JAWA TIMUR - PERTUNJUKAN dimulai dengan munculnya penulis Wina Bojonegoro yang duduk bersimpuh selayaknya sinden.

Wina seolah menjadi pengantar dimulainya pementasan berjudul “Negeri Atas Angin” (NAA) tersebut yang sengaja dihadirkan oleh tiga penggiat kesenian yakni Komunitas Susastra Nusantara (KSN) Surabaya, Sae Sanget Community (SSC) Probolinggo dan arsisketur Indonesia di Surabaya.

Dalam penerangan yang sengaja dibuat temaram, pertunjukan langsung disambut kehadiran Deny Try Ariani yang merupakan anggota KSN lulusan STKW Wilwatikta Surabaya. Daa keluar membawa lampu ting bersumbu minyak tanah dan mencoba menerjemahkan NAA yang juga menjadi judul buku kumpulan Wina.

Usai pembacan cerpen dari Deny Tri Ariani, acara dilanjutkan penampilan anggota KSN yang lain yakni Alveng Subrata yang membacakan cerpen berjudul Mimpi tentang Dongmoon salah satu cerpen dalam buku NAA.

Memasuki pentas inti maka penampilan apik disuguhkan oleh SSC yang ditampilkan Arie Flaco. SSC sendiri merupakan sekelompok anak muda pecinta seni di Probolinggo. “Kesetiaan mereka pada dunia pementasan didasari rasa cinta mereka pada musik, teater dan dunia literasi. Saya sudah banyak saya bekerja sama dengan mereka untuk beberapa acara sastra yang digelar KSN,” katanya Senin (30/6).

Tidak cukup penampilan dua komunitas berbeda aliran ini, dalam pertunjukan utama itu, juga muncul tokoh utama Darsini seperti dalam cerpen NAA yang sesungguhnya. Darsini adalah seorang sindir atau tayub.

Di pentas, cerita Darsini mengalir bersama tokoh lain seperti Widji (pemain kendang), Serimpi (sindir muda pengganti Darsini) dan Karsono van Kalitidu. "Namaku Darsini, sindir Negeri Atas Angin yang siap lembur menabur pupur di setiap malam tanpa libur,” demikian cuplikan kalimat Darsini yang diperankan Shenobi Mikael.

Selain menari, menggelar sastra, Shenobi juga tampil apik ketika menyanyikan lagu Yen Ing Tawang Ono Lintang dengan versi baru yang lebih ngepop dan ngejazz. Bahkan lagu tersebut memang sengaja di aransemen sendiri oleh Arie untuk pementasan NAA yang berlangsung di Heerlijk Gelato Cafe, Perpustakaan BI Jl Taman Mayangkara 6.

Sementara itu, Wina yang juga penulis buku NAA mengatakan pertunjukan puncak oleh SSC itu merupakan terjemahan dari cerpen-cerpem yang ada dalam buku NAA, dimana kebanyakan ceritanya mengisahkan tentang kehidupan seorang sindir atau tayub di wilayah terpencil Kabupaten Bojonegoro.

“Kisah ini menceritakan betapa rumitnya menjalani kehidupan sebagai seorang sindir yang menderita sakit, hidup menumpang dan harus menjadi piala bagi para lelaki sementara ia harus membayar ‘hutang’ hidupnya,” ujarnya.

Lebih lanjut Wina menuturkan sindir atau tayub sendiri adalah tari pergaulan khas rakyat Indonesia, yang saat ini sudah nyaris punah. “Pementasan teatrikal sindir akan mengingatkan kembali kepada kita bahwa kebudayaan tanah Jawa begitu kaya dan penuh warna. Jika saat ini kebudayaan asing menyerbu Nusantara, rasanya tidak ada salahnya kita ‘nguri-uri’ kebudayaan agar tak hilang jati diri bangsa ini,” tandasnya.
(ilo)
Berita Terkait
Ratu Zaleha, Cucu Pangeran...
Ratu Zaleha, Cucu Pangeran Antasari yang Tangguh Melawan Belanda
Sejarah Baturusa, Tempat...
Sejarah Baturusa, Tempat Rusa Melahirkan Anak di Tengah Laut Mandailing Natal
Raden Sungging, Bangkit...
Raden Sungging, Bangkit dari Kubur Setelah Dibunuh Belanda dan Makamnya Dijaga Sepekan
Kisah Jaka Tingkir Menaklukan...
Kisah Jaka Tingkir Menaklukan Puluhan Buaya saat Menuju Demak
Pertarungan Pangeran...
Pertarungan Pangeran Purbaya Melawan Pasingsingan dan Berdirinya Masjid di Kalisoka
Syekh Maulana Muhammad...
Syekh Maulana Muhammad Asnawi, Tokoh Awal Penyebar Islam di Kebumen
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
4 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
5 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
5 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
5 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
5 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
6 jam yang lalu
Infografis
Tanda Terjadinya Malam...
Tanda Terjadinya Malam Lailatul Qadar, Penting Diketahui agar Memaksimalkan Ibadah!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved