15 Persen Puskesmas di Banten Tidak Miliki Dokter
Senin, 23 Juni 2014 - 13:00 WIB
15 Persen Puskesmas di Banten Tidak Miliki Dokter
A
A
A
TANGERANG - Plt Gubernur Banten, Rano Karno menyatakan 15 persen Puskesmas baik yang ada di Kabupaten dan Kota di Banten hingga saat ini tidak memiliki dokter.
"Tidak hanya dokter, tenaga spesialis dan kebidanan juga sangat minim," kata Rano, di RSUD Kota Tangerang, Senin (23/6/2014).
Hal senada dikatakan Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah. Arief mehatakan hingga saat ini Pemkot Tangerang masih kekurangan tenaga kesehatan (nakes) untuk mengisi rumah sakit ataupun Puskesmas di Kota Tangerang.
"Contoh saja, ada puskesmas Kunciran yang hanya dibuka dua kali dalam seminggu karena kurang nakes, saya harap ini menjadi perhatian dari pemerintah," tuturnya.
Data yang didapat dari Pusrengun SDM Kes BPPSDM september 2013, jumlah puskesmas yang tidak ada tenaga kesehatannya di Banten adalah, Dokter umum 17, dokter gigi 60, perawat 16, perawat gigi 83, bidan 7, asisten apoteker 137, sarjana farmasi atau apoteker 188, sarjana kesehatan masyarakat 56, Sanitarian 119, gizi 83, analis kesehatan 147.
"Tidak hanya dokter, tenaga spesialis dan kebidanan juga sangat minim," kata Rano, di RSUD Kota Tangerang, Senin (23/6/2014).
Hal senada dikatakan Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah. Arief mehatakan hingga saat ini Pemkot Tangerang masih kekurangan tenaga kesehatan (nakes) untuk mengisi rumah sakit ataupun Puskesmas di Kota Tangerang.
"Contoh saja, ada puskesmas Kunciran yang hanya dibuka dua kali dalam seminggu karena kurang nakes, saya harap ini menjadi perhatian dari pemerintah," tuturnya.
Data yang didapat dari Pusrengun SDM Kes BPPSDM september 2013, jumlah puskesmas yang tidak ada tenaga kesehatannya di Banten adalah, Dokter umum 17, dokter gigi 60, perawat 16, perawat gigi 83, bidan 7, asisten apoteker 137, sarjana farmasi atau apoteker 188, sarjana kesehatan masyarakat 56, Sanitarian 119, gizi 83, analis kesehatan 147.
(ysw)