11 Pelaku Curanmor Komplotan Lampung Diringkus, 1 Ditembak
Senin, 16 Juni 2014 - 14:17 WIB
11 Pelaku Curanmor Komplotan Lampung Diringkus, 1 Ditembak
A
A
A
JAKARTA - Jajaran Polsek Cakung berhasil membekuk komplotan pencuri kendaraan bermotor asal Lampung. Dari 11 orang yang ditangkap, satu di antaranya terpaksa ditembak hingga tewas karena melawan.
Kanit Reskrim Polsek Cakung AKP Bara Libra Sagita mengatakan, satu orang tersangka yang tewas ditembak diketahui bernama Sudirman (22). Sudirman sendiri ditangkap berdasar hasil pengembangan 10 tersangka lainnya yang lebih dahulu diamankan.
"Kita lakukan pengembangan dari tersangka sebelumnya yang sudah kita tangkap. Pelaku ini kita tangkap usai mengambil motor bernomor polisi B 3352 TZM pada Sabtu 14 Juni lalu," ujar Bara saat dihubungi, Senin (16/6/2014).
Sebelumnya, polisi berhasil menangkap 10 orang komplotan curanmor yakni Alam (25), Congor (20), Yusuf (47), Rengga (20), Hendi (23), Tajudin (22), Bongkan (25), Slamet (24), Manda (27), dan Kanit (26). Semua pelaku ditangkap setelah petugas melakukan pengejaran dan pengembangan selama dua hari.
Bara menuturkan, para pelaku memiliki peranan berbeda dalam setiap aksinya. Dimana dua pelaku bertugas sebagai pemetik, dua joki, empat kurir dan dua penadah.
"Seluruh pelaku merupakan satu jaringan. Mereka berkomplot dan beraksi di kawasan Cakung," jelasnya.
Kanit Reskrim Polsek Cakung AKP Bara Libra Sagita mengatakan, satu orang tersangka yang tewas ditembak diketahui bernama Sudirman (22). Sudirman sendiri ditangkap berdasar hasil pengembangan 10 tersangka lainnya yang lebih dahulu diamankan.
"Kita lakukan pengembangan dari tersangka sebelumnya yang sudah kita tangkap. Pelaku ini kita tangkap usai mengambil motor bernomor polisi B 3352 TZM pada Sabtu 14 Juni lalu," ujar Bara saat dihubungi, Senin (16/6/2014).
Sebelumnya, polisi berhasil menangkap 10 orang komplotan curanmor yakni Alam (25), Congor (20), Yusuf (47), Rengga (20), Hendi (23), Tajudin (22), Bongkan (25), Slamet (24), Manda (27), dan Kanit (26). Semua pelaku ditangkap setelah petugas melakukan pengejaran dan pengembangan selama dua hari.
Bara menuturkan, para pelaku memiliki peranan berbeda dalam setiap aksinya. Dimana dua pelaku bertugas sebagai pemetik, dua joki, empat kurir dan dua penadah.
"Seluruh pelaku merupakan satu jaringan. Mereka berkomplot dan beraksi di kawasan Cakung," jelasnya.
(mhd)