Niat Nonton Kampanye Capres, Pemuda Dianiaya Penjual Susu
Minggu, 15 Juni 2014 - 15:44 WIB
Niat Nonton Kampanye Capres, Pemuda Dianiaya Penjual Susu
A
A
A
DEPOK - Apes dialami Rizky Setya Nugrah, pemuda berusia 19 tahun yang dipukuli seorang penjual susu bernama Mustofa. Rizky adalah warga Jalan Cimanuk RW 02, Kelurahan Bhaktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok dipukuli oleh Mustofa (38) warga Jalan Kebembem, Depok II Tengah.
Berawal saat Rizky tengah melintas jalan kaki bersama temannya hendak menuju Jalan H M Yusuf, Kecamatan, Sukmajaya, Depok untuk menyaksikan kampanye long march tim sukses Prabowo Subianto. Di tengah jalan, Rizky dicegat oleh Mustofa yang sedang menjual susu keliling menggunakan sepeda motor bebek.
Rizky dan keluarganya rupanya memang kerap diganggu dan diresahkan oleh Mustofa sejak lama. Mustofa selalu membenci setiap pelanggannya yang berhenti langganan susu kepadanya. Rizky dan keluarganya sempat langganan susu kepada Mustofa saat tinggal di kontrakan di Jalan Kebembem, Depok II.
Namun karena tak nyaman dan selalu diganggu Mustofa, maka keluarga Rizky dan kakaknya beserta anak dan istrinya yang notabene seorang wartawan di salah satu media nasional, memutuskan untuk pindah kontrakan ke Jalan Cimanuk, Depok Timur. Sebab mereka sudah merasa resah dengan ancaman Mustofa.
"Saya di tengah jalan diancam, lalu saya melawan, kemudian rusuk kanan ditendang, tangan mau dipukul tapi saya tangkis," kata Rizky saat melapor ke Polsek Sukmajaya, Depok, Minggu (15/6/2014).
Rizky kemudian diselamatkan warga dan Mustofa langsung diusir. Hingga akhirnya Rizky ditemani kakaknya yang merupakan seorang wartawan melapor ke Mapolsek Sukmajaya.
"Saya mau menonton kampanye Prabowo diajak teman, dan kami keluarga khawatir kalau didiamkan orang ini (Mustofa) terus mengancam, enggak sengaja bisa ketemu di jalan, padahal kami sudah pindah rumah, orangnya seperti sedikit enggak waras," ungkapnya.
Kasus tersebut kini ditangani Mapolsek Sukmajaya untuk ditindaklanjuti dan memanggi Mustofa. Sementara Rizky akan menjalani visum sebagai bukti penganiayaan yang dialaminya.
Berawal saat Rizky tengah melintas jalan kaki bersama temannya hendak menuju Jalan H M Yusuf, Kecamatan, Sukmajaya, Depok untuk menyaksikan kampanye long march tim sukses Prabowo Subianto. Di tengah jalan, Rizky dicegat oleh Mustofa yang sedang menjual susu keliling menggunakan sepeda motor bebek.
Rizky dan keluarganya rupanya memang kerap diganggu dan diresahkan oleh Mustofa sejak lama. Mustofa selalu membenci setiap pelanggannya yang berhenti langganan susu kepadanya. Rizky dan keluarganya sempat langganan susu kepada Mustofa saat tinggal di kontrakan di Jalan Kebembem, Depok II.
Namun karena tak nyaman dan selalu diganggu Mustofa, maka keluarga Rizky dan kakaknya beserta anak dan istrinya yang notabene seorang wartawan di salah satu media nasional, memutuskan untuk pindah kontrakan ke Jalan Cimanuk, Depok Timur. Sebab mereka sudah merasa resah dengan ancaman Mustofa.
"Saya di tengah jalan diancam, lalu saya melawan, kemudian rusuk kanan ditendang, tangan mau dipukul tapi saya tangkis," kata Rizky saat melapor ke Polsek Sukmajaya, Depok, Minggu (15/6/2014).
Rizky kemudian diselamatkan warga dan Mustofa langsung diusir. Hingga akhirnya Rizky ditemani kakaknya yang merupakan seorang wartawan melapor ke Mapolsek Sukmajaya.
"Saya mau menonton kampanye Prabowo diajak teman, dan kami keluarga khawatir kalau didiamkan orang ini (Mustofa) terus mengancam, enggak sengaja bisa ketemu di jalan, padahal kami sudah pindah rumah, orangnya seperti sedikit enggak waras," ungkapnya.
Kasus tersebut kini ditangani Mapolsek Sukmajaya untuk ditindaklanjuti dan memanggi Mustofa. Sementara Rizky akan menjalani visum sebagai bukti penganiayaan yang dialaminya.
(ysw)