Komnas PA Selidiki Hotel dan Bar Terkait S

Sabtu, 14 Juni 2014 - 08:29 WIB
Komnas PA Selidiki Hotel...
Komnas PA Selidiki Hotel dan Bar Terkait S
A A A
JAKARTA - Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) akan berkoordinasi dengan Polres Jakarta Pusat terkait lokasi penemuan S, gadis remaja asal Idramayu, Jawa Barat, yang berhasil lolos dari dua mucikari.

Tidak hanya itu, Komnas PA juga mengaku akan berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta terkait perizinan Hotel Travel, Mangga Besar dan Bar Grand LA di Pangeran Jayakarta.

"Kita akan ivestigasi kedua tempat tersebut yang menjadi lokasi praktik perdagangan manusia terhadap S. Kami juga akan minta keterangan orang tua korban, lalu perizinan tempat itu apakah harus ditutup saja kalau memang menyalahi aturan," tegas Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait di kantornya, Jumat 14 Juni 2014.

Sehari-hari di dua tempat tersebut, gadis berusia 15 tahun itu dieksploitasi harus melayani para tamu pria hidung belang. Bahkan di Bar Grand LA, S diberikan pin atau bross yang dilekatkan di dada dengan nomor tertentu agar memudahkan pelanggan memilih.

S mendapat nomor dada atau nomor pin 713. Bar tersebut rupanya memiliki 700 lebih gadis-gadis penghibur yang bertugas melayani tamu.

"Dijual lagi ke germo paling besar. Di Grand LA disinyalir punya 700-an orang gadis penghibur ditempatkan di ruko. Kami sedang recovery jiwanya yang trauma. Ini jelas praktik traficking. Dibawa dari Indramayu oleh seorang calo atau perantara yang juga sindikat bernama Pepi mencari gadis lugu di desa," jelasnya.

Arist menegaskan, kasus tersebut terdapat dua pasal UU Perlindungan Anak. "Ini perdagangan manusia, janji palsu pasal 81, dan pasal 82 bujuk rayu. Ada unsur kekerasan," tandasnya.

S merupakan anak bungsu dari tujuh bersaudara dengan kedua orang tua yang bekerja hanya sebagai petani. Kakak S juga rupanya diduga sempat mengalami hal serupa yakni menjadi korban perdagangan manusia saat S kecil, namun kakak S meninggal di sebuah hotel di Jakarta karena sakit.
(mhd)
Berita Terkait
Pelajar SMP Dijual Jadi...
Pelajar SMP Dijual Jadi PSK, 3 Pelaku Sindikat Trafficking Diringkus Polres Indramayu
Dijual ke WNA, ABG yang...
Dijual ke WNA, ABG yang Dijadikan PSK Dipaksa Kenakan Seragam Sekolah
Tangis Haru Keluarga...
Tangis Haru Keluarga Sambut 4 Gadis Cantik Indramayu yang Dijual Jadi PSK ke Papua
Disekap 1,5 Tahun di...
Disekap 1,5 Tahun di Apartemen, ABG 15 Dipaksa Jadi PSK
ABG yang Dipaksa Jadi...
ABG yang Dipaksa Jadi PSK di Apartemen Harus Hasilkan Rp1 juta Setiap Hari
Sakit Hati Dibilang...
Sakit Hati Dibilang Kere, Pria di Indramayu Bunuh dan Cabuli PSK Online
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
3 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
4 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
4 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
4 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
6 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
7 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved