Jalan Rusak, Penumpang Bus Lebaran Diprediksi Turun

Selasa, 10 Juni 2014 - 16:05 WIB
Jalan Rusak, Penumpang...
Jalan Rusak, Penumpang Bus Lebaran Diprediksi Turun
A A A
CIREBON - Jumlah penumpang bus arus mudik dan balik Lebaran tahun ini diprediksi menurun drastis. Kerusakan jalan serta keberadaan kereta api (KA) dituding sebagai penyebabnya.

Para pengemudi bus Cirebon-Bandung mengeluhkan kondisi jalan yang lebih parah tahun ini dibanding tahun lalu. Mereka pun berharap, jalur tol Cirebon-Bandung segera terealisasi. Salah seorang pengemudi Bus Sahabat jurusan Cirebon-Bandung, Indra (29), menyebutkan, dari kapasitas sekitar 45 orang penumpang, bus saat ini hanya terisi 6-7 orang. Kerusakan jalan pun membuat kecepatan bus menurun sehingga penumpang kerap kesal.

"Mau bagaimana lagi, jalan rusak pasti lajunya juga harus pelan-pelan. Waktu tempuh sekarang paling lama bisa sampai 12 jam, paling sebentar tujuh jam," kata dia saat ditemui di Terminal Harjamukti, Kota Cirebon, Selasa (10/6/2014).

Menurutnya, dibanding tahun lalu, kerusakan tahun ini lebih parah. Selain kerusakan jalan, penurunan penumpang juga disebabkan adanya alternatif moda transportasi lain berupa KA. Situasi itu menyebabkan mereka mengalami kerugian materil.

Bukan hanya jalan rusak serta keberadaan KA, kerugian yang mereka alami juga disebabkan sering rusaknya kendaraan yang mereka gunakan. Indra mengatakan, kerusakan jalan telah meningkatkan intensitas kunjungannya ke bengkel untuk perbaikan bus. "Kerusakan terutama pada kaki-kaki bus, ban sobek. Dulu dua minggu sekali sampai sebulan diperbaiki, sekarang 3-4 hari sudah harus masuk bengkel," tambah dia.

Koordinator Daerah Wilayah Cirebon yang juga Sekretaris DPC Organda Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon Karsono mengungkapkan, 90 persen pengusaha angkutan nyaris tak bisa beroperasi. Karsono yang juga pengusaha salah satu PO bus di Cirebon ini juga mengeluhkan turunnya pendapatan dari setoran Rp800 ribu-Rp1 juta setiap hari. "Beberapa waktu terakhir, dalam waktu 2-3 hari setoran yang kami terima dalam jumlah yang hampir sama," ungkapnya.
(zik)
Berita Terkait
Tak Kunjung Diperbaiki,...
Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Poros Antang Kian Memprihatinkan
Mirip Kubangan Kerbau,...
Mirip Kubangan Kerbau, Jalan Tani Raya Pringsewu Dikeluhkan Warga
Curah Hujan Tinggi,...
Curah Hujan Tinggi, Jalan Pematangsiantar Menuju Tapanuli Terancam Amblas
Rusak Parah, 8 Titik...
Rusak Parah, 8 Titik Jalan Trans Merauke-Tanah Merah Sebabkan Kemacetan
Usai Digenangi Banjir,...
Usai Digenangi Banjir, Jalan Trans Provinsi di Wajo Rusak Parah
Warga Keluhkan Jalan...
Warga Keluhkan Jalan Penghubung Dua Desa di Lutra yang Rusak Parah
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
35 menit yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
37 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
37 menit yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
50 menit yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
3 jam yang lalu
Infografis
Diprediksi Puncak Arus...
Diprediksi Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved