Pendapatan PKL Dolly Turun Drastis

Senin, 09 Juni 2014 - 19:34 WIB
Pendapatan PKL Dolly...
Pendapatan PKL Dolly Turun Drastis
A A A
SURABAYA - Sekitar 50-an pedagang kaki lima (PKL) sekitar lokalisasi Dolly pada Senin pagi (9/6/2014) menggelar aksi damai di sepanjang Jalan Jarak hingga Pasar Jarak.

Aksi ini sebagai bentuk penolakan pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 di Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan. Aksi ini juga sebagai bentuk protes atas rencana penutupan Dolly pada 18 Juni mendatang.

Salah seorang peserta aksi, Aveng mengatakan, selain longmarch, aksi ini juga menggalang tanda tangan dari para PKL dan pedagang Pasar Jarak. Targetnya 1.000 tanda tangan.

Tanda tangan ini akan dikirim ke Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sebagai bentuk protes atas penutupan Dolly sekaligus penolakan pilpres. Sejak muncul rencana penutupan, pria yang berjualan jam tangan di sekitar lokalisasi ini mengaku terus merugi.

Biasanya dalam sebulan bisa meraup untung sekitar Rp350.000, kini hanya Rp150.000. Rata-rata, PKL di Dolly kehilangan penghasilan sekitar 70% dalam sebulannya. Artinya, rencana penutupan membawa dampak buruk.

"Kami butuh pemimpin yang mampu melindungi dan mengayomi kami. Bukan pemimpin yang justru merampas masa depan dan penghidupan kami," katanya.

Dalam minggu-minggu ini, kata dia, Komnas HAM akan turun menemui warga di sekitar lokalisasi. Dalam pertemuan tersebut akan dimaksimalkan untuk berkeluh kesah.

Termasuk adanya dugaan pelanggaran HAM. Sebab, Pemkot Surabaya akan menutup tanpa ada solusi yang jelas. Warga akan kehilangan sumber pendapatan.

"Warga terdampak akan menyampaikan semua persoalan yang muncul dari penutupan Dolly ini. Kami harap, dari pertemuan tersebut, Komnas HAM bisa memahami kenapa kami melakukan penolakan. Sehingga, Komnas HAM bisa merekomendasi agar lokalisasi Dolly tidak ditutup," katanya.
(sms)
Berita Terkait
Masih Bertahan, Penghuni...
Masih Bertahan, Penghuni Bangunan Gang Royal Rawa Bebek Resah dan Pasrah
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Lokalisasi Gang Royal...
Lokalisasi Gang Royal Rawa Bebek telah Dibongkar, Ini Harapan Warga ke Pemprov DKI
Prostitusi Online-Lokalisasi...
Prostitusi Online-Lokalisasi Berkedok Karaoke Marak di Ketapang, Warga Resah
ABG Cantik asal Serang...
ABG Cantik asal Serang Dijual ke Pengelola Lokalisasi di Jakarta
3 Tempat Prostitusi...
3 Tempat Prostitusi di Jakarta yang Sudah Ditutup, 2 di Antaranya Disulap Jadi Bangunan Bermanfaat
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
3 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
3 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
4 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
5 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
6 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
7 jam yang lalu
Infografis
10 Petinju dengan Pendapatan...
10 Petinju dengan Pendapatan Tertinggi Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved