Lamban Ditangani, Jalan Rusak di Depok Bertambah Parah
Kamis, 05 Juni 2014 - 14:43 WIB
Lamban Ditangani, Jalan Rusak di Depok Bertambah Parah
A
A
A
DEPOK - Kondisi jalan rusak di Depok tidak hanya terjadi di Sawangan, tapi masih banyak jalan yang berlubang, seperti di Jalan Juanda, Jala Raya Bogor, Jalan Cilodong, Jalan Kukusan Beji, Jalan Tole Iskandar, dan sejumlah ruas jalan lainnya.
Titik Nurtianingsih, warga Sawangan, Depok mengatakan, kerusakan itu akibat bagian atas jalan terkelupas dan lambatnya penambalan jalan dari dinas terkait, hingga akhirnya lubang meluas di jalan tersebut.
"Kalau diperbaiki sejak awal kerusakan ya mungkin tidak akan parah. Saya lewat Jalan Cilodong juga rusaknya parah. Jalan berlubang dan banyak sekali," kata Titik kepada wartawan di Depok, Kamis (5/6/2014).
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (Bimasda) Kota Depok Yulistiani Mochtar mengatakan, pihaknya akan melakukan perbaikan jalan rusak jika tahap lelang sudah selesai. Perbaikan akan dilakukan dengan cara pengecoran.
"Direncanakan pengecoran dikerjakan setelah Lebaran," katanya.
Diakui Yulis, beberapa wilayah sudah dilakukan perbaikan jalan. Misalnya di Kecamatan Tapos yang dikerjakan pihaknya, Jalan Juanda yang dikerjakan oleh pemerintah pusat karena merupakan jalan nasional dan Jalan Raya Sawangan yang telah diperbaiki oleh Provinsi Jawa Barat.
"Memang yang paling panjang rusaknya ya di Jalan Pengasinan dan Bedahan. Perlahan kami terus melakukan perbaikan dan mengentaskan jalan rusak yang ada," katanya.
Sekadar diketahui, dari total panjang jalan di Depok yang mencapai 575 KM, saat ini masih tersisa 10 persen jalan rusak. Tahun 2011, jalan rusak mencapai 93 KM atau sekitar 18 persen. Sedangkan saat ini, diperkirakan sisa jalan yang belum diperbaiki sekitar 50 KM.
Titik Nurtianingsih, warga Sawangan, Depok mengatakan, kerusakan itu akibat bagian atas jalan terkelupas dan lambatnya penambalan jalan dari dinas terkait, hingga akhirnya lubang meluas di jalan tersebut.
"Kalau diperbaiki sejak awal kerusakan ya mungkin tidak akan parah. Saya lewat Jalan Cilodong juga rusaknya parah. Jalan berlubang dan banyak sekali," kata Titik kepada wartawan di Depok, Kamis (5/6/2014).
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (Bimasda) Kota Depok Yulistiani Mochtar mengatakan, pihaknya akan melakukan perbaikan jalan rusak jika tahap lelang sudah selesai. Perbaikan akan dilakukan dengan cara pengecoran.
"Direncanakan pengecoran dikerjakan setelah Lebaran," katanya.
Diakui Yulis, beberapa wilayah sudah dilakukan perbaikan jalan. Misalnya di Kecamatan Tapos yang dikerjakan pihaknya, Jalan Juanda yang dikerjakan oleh pemerintah pusat karena merupakan jalan nasional dan Jalan Raya Sawangan yang telah diperbaiki oleh Provinsi Jawa Barat.
"Memang yang paling panjang rusaknya ya di Jalan Pengasinan dan Bedahan. Perlahan kami terus melakukan perbaikan dan mengentaskan jalan rusak yang ada," katanya.
Sekadar diketahui, dari total panjang jalan di Depok yang mencapai 575 KM, saat ini masih tersisa 10 persen jalan rusak. Tahun 2011, jalan rusak mencapai 93 KM atau sekitar 18 persen. Sedangkan saat ini, diperkirakan sisa jalan yang belum diperbaiki sekitar 50 KM.
(mhd)