Pelajar SMP Mabuk Obat Batuk Oplosan

Rabu, 04 Juni 2014 - 16:01 WIB
Pelajar SMP Mabuk Obat...
Pelajar SMP Mabuk Obat Batuk Oplosan
A A A
KENDAL - Pelajar di wilayah Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, menemukan cara baru untuk mabuk tanpa mengkonsumsi minuman keras. Hal tersebut diketahui saat razia petugas Polsek Pegandon, di jembatan stasiun Kali Bodri.

Sekitar lima pelajar tingkat SMP sederajat, didapati tengah mengkonsumsi obat batuk cair merk komik dengan dosis yang cukup tinggi. Mereka pun digelandang ke Mapolsek Pegandon, untuk dimintai keterangan dan pembinaan.

Kapolsek Pegandon AKP Eko Prasetyanto mengatakan, temuan kasus tersebut terbilang langkam terutama di wilayah Kabupaten Kendal. Sebab, para pelajar tersebut melakukan oplosan tanpa menggunakan minuman keras, namun mengakibatkan mabuk.

“Beberapa waktu lalu, kami melakukan razia penyakit masyarakat rutin. Kami berhasil mengungkap cara mabuk baru menggunakan oplosan obat batuk cair dari rasa tertentu. Jadi obat batuk itu bisa membuat mabuk hanya yang rasa jeruk,” ujarnya, Rabu (4/6/2014).

Namun, sampai saat ini pihaknya belum bisa memastikan bahan apa saja yang terkandung di dalam oplosan tersebut. “Mereka hanya mengaku mengkonsumsi obat batuk cair dengan dosis tinggi. Soal campurannya belum jelas apa saja,” lanjutnya.

Bagi para pelajar yang tertangkap mengkonsumsi oplosan itu kemudian diberi pembinaan. Lebih dulu, pihak Polsek memanggil orangtua masing-masing dan sekolah di mana mereka belajar. “Hanya pembinaan, soal sanksi itu tergantung sekolah masing-masing,” jelasnya.

Dipastikannya, setelah terungkapnya penyalahgunaan obat di luar dosis itu, tidak ada lagi peristiwa serupa yang terjadi di wilayah hukumnya. “Kami melakukan razia kembali dan tidak ada penamuan kasus itu lagi,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan apotek yang beroperasi di Kecamatan Pegandon untuk tidak menjual obat sembarang dosis.

“Artinya harus sesuai anjuran dokter. Jika ada yang membeli obat dengan jumlah mencurigakan untuk ditolak atau lapor segera ke polisi,” terang dia.
(san)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
42 menit yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
1 jam yang lalu
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
4 jam yang lalu
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
4 jam yang lalu
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
7 jam yang lalu
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
7 jam yang lalu
Infografis
Jadi Pemicu Insomnia,...
Jadi Pemicu Insomnia, Berikut Bahaya Minum Obat dengan Teh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved