Dituduh Mencuri, Bocah 13 Tahun Dihakimi Massa

Rabu, 28 Mei 2014 - 17:01 WIB
Dituduh Mencuri, Bocah...
Dituduh Mencuri, Bocah 13 Tahun Dihakimi Massa
A A A
GARUT - Menjadi korban salah tangkap, Dadang Hidayat (13), bocah asal Kampung Tanjungmulya, Desa Tanjungkarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, dianiaya dan dibacok di bagian kepala secara beramai-ramai oleh warga. Putra pasangan Pipin Sakarina (37) dan Neng Aisyah (30) ini dianiaya warga karena dituduh mencuri cabai di kebun.

Kasus penganiayaan Dadang terjadi pada 2 April 2014 lalu. Ketika itu, Dadang yang tengah berdiam diri di saung (tempat beristirahat petani) dekat kebun cabai, Kampung Tamansari Batu Nanceb, Desa Sukawangi, Kecamatan Tarogong Kidul, tiba-tiba didatangi oleh Pandi (40), seorang pemilik kebun.

Pandi dan empat orang warga lainnya, langsung menghajar Dadang tanpa ampun. Belum puas telah menyiksa Dadang, lima orang dewasa ini langsung menyabetkan golok ke bagian kepala dan tangan berkali-kali.

Akibatnya, Dadang pun mengalami luka berat dan tak sadarkan diri. Melihat kondisi siswa SMP salah satu sekolah di Garut ini tak sadarkan diri, kelima pelaku langsung membawa Dadang ke RSUD dr Slamet Garut untuk mendapat pertolongan.

"Anehnya, kepada kami waktu itu beberapa pelaku melaporkan bahwa Dadang terjatuh di dekat kebun mereka. Kami percaya saja awalnya. Namun keadaan yang sebenarnya terungkap ketika Dadang siuman setelah tidak sadar selama dua hari," kata Pipin di rumahnya, Rabu (28/5/2014).

Diungkapkan Pipin, saat kembali tersadar, Dadang menceritakan sebenarnya ia telah dianiaya oleh para pelaku. Sebagai seorang ayah, Pipin mengaku tidak terima dengan apa yang dialami anaknya.

"Saya langsung datangi Mapolsek Tarogong untuk melaporkan penganiayaan anak saya waktu itu. Namun aneh, sudah dua bulan berjalan, para pelaku masih dibiarkan berkeliaran. Apa polisi menutup kasus anak kami? Kenapa para pelaku tidak juga diproses," tanyanya.

Akibat dari penganiayaan itu, Dadang mengalami luka bekas yang belum kering dan sembuh di kepala, punggung, dan lengannya. Dadang juga kerap mengeluhkan rasa sakit dan telinga berdenging.

"Kadang-kadang anak saya selalu merintih kesakitan. Ia juga sering mengaku telinganya terasa berdenging. Saya khawatir ada luka di dalam kepalanya. Bahkan selama dua bulan ini juga, anak kami berhenti sekolah karena kondisinya yang begini," ucapnya.

Terpisah, Kapolsek Tarogong Kompol Tinnie SW mengaku, pihaknya belum bisa memproses para pelaku karena kasus tersebut masih dalam pendalaman."Kami masih mendalami kasusnya," katanya.

Hal senada diutarakan Kanit Reskrim Polsek Tarogong Ipda Sapdin. Sapdin mengatakan, pihaknya sulit mendatangkan para pelaku ke mapolsek untuk dimintai keterangan."Para pelaku sulit sekali kami mintai keterangan," imbuhnya singkat.
(lns)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Prabowo Dijadwalkan...
Prabowo Dijadwalkan Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Bogor
23 menit yang lalu
MNC Peduli Salurkan...
MNC Peduli Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Kemayoran
14 jam yang lalu
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
14 jam yang lalu
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Saksi Sebut SK Plt Maluku Cacat Hukum
14 jam yang lalu
PNM Komitmen Hadirkan...
PNM Komitmen Hadirkan Layanan Berlandaskan Keadilan Sosial
15 jam yang lalu
Rano Karno Apresiasi...
Rano Karno Apresiasi Perbaikan Saluran Air di Lenteng Agung Kelar 5 Hari, Jalan Arah Depok Bisa Dilalui
18 jam yang lalu
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved